Polisi Selidiki Dugaan Pungli Penerimaan Tenaga Kerja

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Polsek Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pungutan liar atau pungli yang dilakukan oleh manajemen pabrik garmen, yakni CV Berkah Alam Saribumi.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan sudah memanggil korban pungli baik melalui lisan maupun tulisan agar bisa segera terungkap kasus ini,” kata Kapolsek Cikembar AKP I Djubaedi di Sukabumi, Rabu (23/5).

Menurut dia, ada kendala dalam pengungkapan kasus tersebut karena terduga korban belum ada yang secara resmi melaporkan dugaan pungli itu. Karena itu, pihaknya sengaja memanggil karyawan CV BAS yang menjadi korban pungli saat penerimaan tenaga kerja.

Pendataan terhadap karyawan yang menjadi korban pungli sudah dilakukan saat terjadi unjuk rasa di pabrik garmen itu beberapa waktu lalu yang tuntutannya adalah pembayaran upah.

“Untuk mengungkap kasus ini, kami perlu ada dua alat bukti atau minimalnya ada laporan secara resmi dari korban sehingga bisa menelusuri siapa orang yang melakukan pungli tersebut,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga tengah fokus terhadap pembayaran gaji atau upah buruh yang belum dibayarkan oleh perusahaan itu. Sesuai kesepakatan perusahaan akan membayarnya pada 28 Mei.

Kasus dugaan pungli ini terungkap saat ratusan buruh CV BAS melakukan unjuk rasa menuntut pembayaran upah yang tertunda. Namun kasus itu melebar sehingga terungkap ada dugaan pungli terhadap ratusan buruh garmen tersebut saat penerimaan tenaga kerja. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER