Polisi Sebut Jutaan Pil PCC di Sidoarjo Pasokan dari Jawa Tengah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen (Pol) Machfud Arifin mengungkapkan produksi jutaan pil Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Sidoarjo yang berhasil disita ini merupakan hasil produksi di Jawa Tengah.

“Jutaan pil PCC ini pasokan dari produksi di Jawa Tengah, dan yang ada di Jawa Timur ini diduga sebagai tempat pengemasan,” kata Machfud saat konferensi pers di Sidoarjo, Kamis (18/1).

Oleh karenanya, kata dia, Dirnarkoba Polda Jatim terus melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Tengah terkait mata rantai peredaran obat terlarang tersebut.

“Dirnarkoba terus berkordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk saling menginformasikan. Kita semua akan saling berkordinasi dalam pemberantasan narkoba hingga akses jalan peredarannya,” terangnya.

Lebih lanjut Machfud mengatakan jika tersangka dalam kasus pil PCC di Sidoarjo ini merupakan jaringan lokal.

“Ini merupakan jaringan lokal, dan dalam kasus ini sudah kita tetapkan tersangkanya masih satu orang, kita akan terus mengejar pelaku utamanya,” terangnya.

Pil PCC di Sidoarjo
Barang bukti pil PCC, Somadril, dan DMP. (foto:Devan/SERUJI)

Sebelumnya diberitakan, Tim Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil menggerebek rumah yang diduga tempat produksi, pengepakan, dan penyimpanan pil terlarang PCC di Desa Sawocangkring RT 07 RW 02, Wonoayu, Sidoarjo, pada Rabu (17/1).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 5.355.000 butir obat terlarang, diantaranya Somadril 1.420.000 butir, DMP 3.600.000 butir, dan PCC 375.000 butir.

Selain itu, polisi juga menyita beberapa peralatan lain seperti oven, kardus kemasan, alumunium foil, alat perekat, dan beberapa alat produksi lainnya. (Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER