Polisi Ringkus Tersangka Penipuan Lelang Kendaraan

SOLO, SERUJI.CO.ID – Anggota Polres Kota Surakata berhasil membekuk seorang tersangka kasus penipuan uang dengan cara lelang kendaraan dengan korbannya pegawai negeri sipil yang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Pelaksana Harian Kasat Reskrim AKP Sutoyo di Solo, Selasa (24/4), mengatakan tersangka kasus penipuan dengan modus baru tersebut, yakni Adi Susanto Misman (47), asal Medan, Sumatera Utara.

Tersangka ditangkap petugas di rumah kontrakannya Sidorejo, Kemiri, Mojosongo, Solo, pada Senin (23/4).

Dia menjelaskan tersangka telah mengaku sebagai rekanan PT Adira Finance dengan memakai nama palsu Riko Sininjak. Tersangka mengelabuhi korbannya yang pegawai negeri sipil di Solo.

Pelaku menawarkan sepeda motor lelang merek Yamana N Max dan Honda Beat kepada dua korbannya.

Korban PNS, Ramto membeli tiga unit kendaraan dengan total harga Rp34,4 juta, sedangkan satu korban lainnya dua unit Honda Beat harga Rp16 juta. Korban kemudian diminta transfer uang ke nomor rekening pelaku, tetapi setelah uang diterima kendaraan tidak ada.

“Kasus penipuan itu, terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kompleks Balai Kota Surakarta, tanggal 5 April 2018. Kami kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di rumah kontrakannya, Senin (23/4),” kata Sutoyo.

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, berupa empat lembar bukti transfer uang melalui mesin ATM BRI, satu tabungan Bank Mandiri Syariah atas nama tersangka yang digunakan untuk menerima transfer uang dari korban.

“Pelaku bekerja sehari-hari seorang sopir mobil boks dan baru pindah ke Solo satu tahun ini. Dia asli kelahiran Medan, Sumut,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama maksimal empat tahun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER