Polisi Ringkus Pemilik 5 Ribu Butir Carnophen

MARTAPURA, SERUJI.CO.ID – Personel unit reserse kriminal Kepolisian Sektor Martapura Kota, Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, menangkap pria yang terbukti memiliki 5.000 butir obat-obatan terlarang jenis Carnophen.

Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota Iptu Siswadi di Martapura, Kamis (10/5) mengatakan, pria pemilik ribuan Carnophen berinisial KH (37).

“Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap didepan SPBU Menteri Empat Martapura saat petugas melaksanakan operasi “Patuh Intan” 2018,” ujar kapolsek.

Ia mengatakan, penangkapan KH dilakukan petugas setelah melihat gerak-geriknya yang mencurigakan ketika melintas menggunakan sepeda motor saat operasi kepolisian terpusat itu.

Disebutkan, petugas yang curiga kemudian melakukan penggeledahan dan memeriksa kaleng putih yang dipegang erat tersangka hingga menemukan 5.000 butir Carnophen/Zenith.

“Barang bukti 5.000 Carnophen/Zenith dimasukan dalam kaleng putih dan rapi dibungkus menggunakan lima plastik putih bening masing-masing berisi 1.000 butir obat jenis narkotika itu,” ucapnya.

Menurut kapolsek, tersangka yang terbukti memiliki dan menyimpan obat-obatan berbahaya itu kemudian dibawa ke mapolsek bersama barang bukti 5.000 Carnophen yang disita petugas.

“Penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka terutama untuk mengetahui asal barang bukti yang dibawanya,” ujar kapolsek didampingi Kanit Reskrim Aiptu Sonny Borneo.

Dikatakan, perbuatan tersangka yang memiliki dan menyimpan obat-obatan terlarang tanpa izin edar melanggar Undang-Undang kesehatan dan Undang-Undang Narkotika.

“Carnophen masuk golongan narkotika sehingga tersangka melanggar pasal 112 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 106 ayat (1) UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER