Polisi Proses Kasus Ujaran Kebencian Pilkada Garut

0
43
Ujaran kebencian (ilustrasi)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Garut masih memproses laporan kasus ujaran kebencian di media sosial facebook oleh salah seorang yang diduga mengarahkan kebenciannya kepada pasangan nomor urut dua peserta Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Kami sudah tindaklanjuti kasusnya,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan, di Garut, Senin (16/4).

Ia menuturkan, kasus tersebut sudau dilaporkan langsung ke Polres Garut oleh tim sukses pasangan calon bupati Garut nomor urut 2, Iman Ali Rahman-Dedi Hasan.

Loading...

Laporannya, kata dia, sudah diproses dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Pilkada Garut.

“Proses sudah berjalan dilimpahkan ke Gakumdu, kita sinergis dengan Gakumdu,” katanya.

Ia menyampaikan, kepolisian terus berupaya menjaga agar pelaksanaan Pilkada Garut tetap aman, tertib, dan damai.

Dia mengimbau, semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi untuk tidak melakukan tindakan pelanggaran hukum seperti praktik politik uang.

“Harus diantisipasi kaitannya dengan ‘money politics’, semua diimbau untuk menjaga jalannya pilkada,” katanya.

Ia menambahkan, polisi juga terus menjalin komunikasi dengan seluruh peserta Pilkada Garut maupun para tim suksesnya agar tahapan pilkada tetap berjalan damai.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya membangun kebersamaan dengan mengajak diskusi sambil makan bersama dengan seluruh peserta Pilkada Garut.

“Kami kumpulkan agar bisa membuka hati agar lebih bijak,” katanya lagi. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU