Polisi Periksa Rekaman CCTV Untuk Buru Pelaku Penusukan di Ancol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pihak kepolisian kini tengah memeriksa rekaman CCTV yang ada di kawasan Pantai Ancol untuk mengungkap misteri penusukan yang menewaskan seorang pemuda bernama Hilarius Ladja (31) pada Ahad (30/6) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Selasa (2/7), menyampaikan, jajarannya kini tengah berkoordinasi dengan pengelola Ancol untuk memeriksa rekaman CCTV.

“Kita sedang bekerja sama dengan pihak Ancol. Kebetulan juga di beberapa area Ancol ada beberapa daerah yang terekam CCTV,” ujarnya.

Budhi mengatakan pihaknya akan berupaya mencari rekaman wajah pelaku untuk mempermudah penyelidikan.

“Dengan kita dapat gambaran pelaku, kemudian bisa menggambarkan pelaku ini masuk dari mana dan seterusnya,” tutur Budhi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa penusukan yang berujung tewasnya Hilarius Ladja terjadi pada Ahad (30/6) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kala itu korban dan rekan-rekannya sedang bersantai di Pantai Ancol hingga dini hari. Tiba-tiba korban diserang orang tidak dikenal yang langsung menusukan senjata tajam ke arah korban.

Sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara kemudian melerai pelaku dan korban, kemudian pelaku penusukan melarikan diri.

Korban yang menderita sembilan luka tusuk kemudian dievakuasi menggunakan ambulans yang berada di kawasan Ancol.

Korban sempat dilarikan ke RS Sulianti Saroso, namun karena lukanya yang parah, korban akhirnya dirujuk ke RSCM dan mengembuskan nafas terakhirnya di sana.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER