Polisi Mukomuko Sita Ratusan Liter Miras Jenis Tuak


MUKOMUKO, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, selama operasi penyakit masyarakat menyita sekitar 586 liter minuman keras jenis tuak dari sejumlah pedagang di wilayah tersebut.

“Ratusan liter tuak itu kami sita dari sejumlah warung di sejumlah kecamatan di daerah ini,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko AKBP Yayat Ruhiyat melalui Wakapolres Kompol Amin di Mukomuko, Rabu (16/5).

Sebanyak ratusan liter tuak itu dikemas dalam belasan jeriken berukuran 35 liter itu disita dalam rangkaian kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Nala selama 15 hari terhitung sejak tanggal 2 hingga 16 Mei.

Jajaran kepolisian yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu yang turun langsung melakukan penyitaan minuman keras dari warung yang berada di wilayah tugasnya.

Selanjutnya, seluruh barang bukti minuman keras dari polsek tersebut diamankan di markas kepolisian resor setempat.

“Kami akan menyerahkan seluruh barang bukti ini kepada Kepolisian Daerah setempat,” ujarnya.

Selain itu, institusinya juga menyita sebanyak 210 botol minuman keras beralkohol tinggi dari sejumlah warung dan tempat usaha hiburan yang ada di daerah itu.

Ia menyatakan, mayoritas tempat usaha di daerah itu tidak mengantongi izin menjual minuman keras dari instansi terkait. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close