Polisi Menangkap Lima Pelajar Pekanbaru Pesta Narkoba

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Sektor Tenayan Rayan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menangkap lima pelajar yang terdiri atas empat remaja pria dan seorang remaja perempuan saat sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu.

“Mereka semua diamankan saat sedang menyalahgunakan sabu-sabu di sebuah rumah kosong,” kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata di Pekanbaru, Ahad (22/4).

Edy menjelaskan kelima remaja yang masih berstatus sebagai pelajar SMP dan sebagian di antaranya pelajar SMA itu ditangkap jajaran Polsek Tenayan Raya pada Sabtu (21/4).

Kelima pelaku tersebut masing-masing berinisial AB, DA, MF, DP, dan seorang remaja perempuan berinisial SS. Mereka berusia antara 14-16 tahun.

Edy menuturkan penangkapan tindakan tidak terpuji terhadap lima generasi bangsa tersebut berawal dari informasi akurat masyarakat akan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kosong di Jalan Gajah Mungkur, Gang Lili Indah.

Polsek Tenayan Raya yang memperoleh informasi itu langsung bergerak cepat dengan mengirim tim untuk melakukan penyelidikan.

Benar saja, saat dilakukan penggerebekan, tim Opsnal Polsek Tenayan Raya menemukan kelima remaja itu dalam keadaan kurang sadar serta beberapa diantaranya sedang menyalahgunakan sabu-sabu.

“Tim kita juga menemukan sejumlah barang bukti seperti alat hisap sabu serta satu bungkus plastik sisa sabu-sabu,” ujarnya.

Kelima pelajar tersebut kini diamankan di Mapolsek Tenayan Raya Pekanbaru guna proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi telah menghubungi kelima orang tua pelaku untuk melakukan pendampingan selama penyelidikan. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ