Polisi Masih Selidiki Dua Tersangka Penghasil Mercury

AMBON, SERUJI.CO.ID – Gunaji alis Mas Gun (32) dan rekannya Mathin Rumbia (32), dua warga Kabupaten Seram Bagian Barat yang menjadi tersangka pembeli dan penghasil mercury masih disidik anggota Polres SBB.

“Kasus ini terungkap secara tidak sengaja ketika Mas Gun mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal akibat menabrak seekor sapi di Piru lalu kabur meninggalkan sepeda motor dan seluruh barangnya,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Rum Ohoirat di Ambon, Rabu (14/3).

Menurut Kabid Humas, laka lantas tunggal ini terjadi pada Ahad (11/3) lalu polisi melakukan pengembangan penyidikan hingga berhasil meringkus Mas Gun pada Senin, (12/3).

Dari mulut Mas Gun, muncul lagi nama tersangka lainnya atas nama Mathin Rumbia, warga Dusun Telaga (Desa Piru), Kecamatan Seram Barat sehingga polisi mendatangi rumahnya.

“Mereka tertangkap di Dusun Telaga dan langsung digiring ke Mapolres Seram Barat untuk diproses verbal,” katanya.

Sedangkan barang bukti yang ditemukan berupa satu botol oli warna putih berisikan air raksa seberat 7,05 gram, satu botol pulpy berisi air raksa 4,5 Kg, dua batu cinnabar seberat 179,7 gram dan 128 gram, sebutur emas 0,66 gram, dua buah timbangan digital, sebuah botol berisikan sprit emas.

Polisi juga menyita satu unit sepeda motor nomor polisi DE 4980 AR milik tersangka Mas Gun sebagai barang bukti.

Hasil pengembangan pemeriksaan terhadap Mathin Rumbia diketahui kalau yang bersangkutan mengaku hanya sebagai penambang batu cinnabar di kebunnya.

Tetapi di lokasi kebun tersebut yang terletak di Gunung Tinggi itu juga dilakukan proses pengolahan di lokasi tersebut sehingga polisi langsung mendatangi tempat pengolahan.

Barang bukti yang disita dari lokasi antara lain 10 buah dandang kecil, saru dandang besar, kapur api seberat 1,3 Kg, dua pipa besi, satu timbangan duduk ukuran 20 Kg. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.