Polisi Lombok Barat Tangkap Gerombolan Pencuri

NARMADA, SERUJI.CO.ID – Petugas Kepolisian Sektor Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, berhasil menangkap gerombolan pencuri yang diduga kerap membuat resah masyarakat.

Kapolsek Narmada Kompol I Gusti Komang Bagia di Narmada, Sabtu (12/5), mengatakan, pihaknya menangkap gerombolan pelaku asal Desa Lembah Sempage ini berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan di lapangan.

“Beberapa hari yang lalu kami tangkap anggota kelompoknya tiga orang, dan dari hasil pengembangan, pada Jumat (11/5) malam, kita berhasil tangkap dua lagi,” kata Gusti Bagia dalam jumpa persnya di Mapolsek Narmada didampingi Kanit Reskrim Iptu Agus Eka Artha.

Dari keterangannya, dijelaskan bahwa salah satu dari dua pelaku yang berinisial ZI (21), ditangkap dengan dugaan peran sebagai otak kejahatan. ZI ditangkap dari hasil pengembangan keterangan JH (22), target operasi yang sebelumnya berhasil kabur ketika pihak kepolisian menangkap tiga rekannya.

“Jadi awalnya anggota hanya mengejar JH, karena dia yang berhasil kabur dari penangkapan sebelumnya. Setelah tertangkap, didapatkan identitas pelaku lain, ZI, dia dikatakan sebagai pelaku yang memberikan kunci rumah dan informasi tempat penyimpanan barang-barang berharga milik korban,” ujarnya.

Untuk JH bersama tiga rekannya yang lebih dulu tertangkap, yakni HA (22), HU (18), dan AL (25), berperan sebagai eksekutor aksi pencurian di rumah korban yang diketahui seorang nenek dengan kehidupannya yang sebatang kara.

“Mereka punya peran masing-masing, JH ini yang mengambil barang, AL yang membekap korban, dan dua lainnya HA dan HU menjaga di luar rumah,” ucapnya.

Dari aksi pencurian yang dilancarkan masih dalam satu lingkungan asalnya, para pelaku berhasil membawa kabur barang berharga milik korban, di antaranya perhiasan emas dan sebuah celengan berisi uang logam kuno pecahan seratus rupiah.

“Indikasinya uang logam kuno pecahan seratus rupiah ini memang sudah menjadi incaran mereka. Karena ada yang memesan,” kata Kanit Reskrim Polsek Narmada Iptu Agus Eka Artha menambahkan.

Hasil dari aksi pencuriannya, jelas Agus Eka, para pelaku mengaku telah menggunakannya untuk berfoya-foya.

“Mereka mengakunya pakai mabuk-mabukan dan bayar PSK. Sisanya dipakai beli baju,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menduga gerombolan ini adalah pelaku yang telah melancarkan aksinya di dua tempat dalam satu lingkungan, yakni Desa Lembah Sempage, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Dugaan itu muncul berdasarkan dua laporan kepolisian dalam kurun waktu sepekan ini.

“Berangkat dari laporan masyarakat dan dikuatkan dengan bukti-bukti yang kita dapatkan di lapangan, pelakunya memang mengarah kepada mereka,” kata Agus Eka.

Karena itu, pihak kepolisian mencurigai gerombolan ini tidak hanya melancarkan aksinya di dua tempat saja, melainkan masih ada TKP lain yang menjadi lokasi aksi kejahatannya.

“Kasus ini akan terus kita kembangkan, kalau pun ada indikasi kejahatan mereka di tempat lain, pastinya akan kita selidiki lagi,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER