Polisi Kembangkan Pelaku Bentrokan Suporter Persitara

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Petugas Polres Metro Jakarta Timur mengembangkan pelaku bentrokan antara suporter Persitara Jakarta Utara dengan warga Pasar Rebo yang menewaskan satu orang itu.

“Ya nanti masih dilidik. Tadi saya sampaikan masih dikembangkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Ahad (5/8).

Sejauh ini, anggota Polres Metro Jakarta Timur telah mengamankan dua orang pelaku bentrokan yang berusia di bawah umur.

Argo menduga pelaku bentrokan yang diamankan itu berasal dari kelompok suporter yang terindikasi melakukan penganiayaan.

Argo mengharapkan peristiwa bentrokan yang memakan korban tewas itu tidak terulang kembali dan warga maupun suporter bisa menahan diri.

Kronologis bentrokan berawal ketika ratusan suporter asal Jakarta Utara itu akan menonton pertandingan antara Persitara melawan Tim ABC Wirayuda pada lanjutan Liga 3 di Stadion Brigif I Jakarta Timur, Sabtu (4/8).

Pendukung Persitara itu menjarah makanan dan minuman di Jalan Raya Bogor Pasar Rebo Jakarta Timur, namun mendapatkan perlawanan dari warga dan pedagang di sekitar lokasi.

Akibatnya bentrokan tidak terhindarkan, seorang pendukung Persitara menjadi korban tewas dan tiga orang lainnya kritis. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER