Polisi Kediri Gerebek Rumah Produksi Miras

KEDIRI, SERUJI.CO.ID – Aparat Kepolisian Resor Kota Kediri, Jawa Timur, menggerebek sebuah rumah yang digunakan oleh penghuni rumah di Kelurahan Pakunden, Kota Kediri, untuk memproduksi minuman keras.

“Kami amankan sekitar 32 botol minuman keras oplosan botol besar, lima botol minuman ukuran kecil dan beberapa perlengkapan untuk meracik minuman keras tersebut,” kata Kapolres Kota Kediri AKBP Anthon Haryadi di Kediri, Selasa (8/5) petang.

Polisi menggerebek rumah yang dihuni oleh dua orang, yaitu Pur (60) dan Pai (62) di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Keduanya juga turut diamankan oleh petugas sebab saat penggerebekan ditemukan banyak barang bukti.

Polisi mengamankan berbagai ukuran minuman keras yang sudah dikemas dalam botol air mineral. Selain di botol besar dan kecil, juga diamankan dua galon air isi ulang, satu kilogram gula pasir, tiga karung botol air kemasan yang masih kosong, serta empat unit timba ukuran besar. Seluruh barang bukti itu diamankan dari rumah tersebut.

Sementara itu, saat disinggung lamanya produksi, Kapolresta mengatakan dari pengakuan yang bersangkutan masih sekitar satu tahun. Setiap kali memproduksi minuman keras tersebut, omzet cukup besar, bahkan untungnya hingga ratusan ribu rupiah.

“Pengakuan tersangka demikian. Untuk satu botol dijual Rp20 ribu. Keduanya memproduksi setiap hari,” ujarnya.

Sejumlah tetangga mengaku sudah lama mengetahui adanya praktik pembuatan minuman keras di rumah itu, bahkan warga sudah seringkali mengingatkan, tapi diabaikan. Warga sangat resah sebab ada usaha rumahan yang ternyata melanggar aturan.

Nur Hasim, salah seorang perangkat mengatakan yang bersangkutan diketahui sudah lama menjalankan usaha itu sekitar 10 tahun. Padahal pengakuan tersangka kepada polisi hanya sekitar satu tahun.

Pihak kelurahan, kata dia, memang tidak tinggal diam dan mengadukan masalah ini ke aparat berwenang, sebab usaha yang dijalani mereka melanggar aturan. Yang bersangkutan juga punya usaha warung kopi, bahkan beberapa di antara pengunjung sering minum minuman keras di warung itu.

“Kami sudah memperingatkan agar para konsumen tidak minum di lokasi. Kalau pembelinya rata-rata dari luar Kelurahan Pakunden,” ujarnya.

Hingga kini, proses pemeriksaan yang bersangkutan masih berlangsung. Seluruh minuman keras dan perlengkapannya juga disita aparat, sebagai barang bukti. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Soal Islam Nusantara

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER