Polisi Karawang Tangkap Empat Pengedar Sabu-Sabu

KARAWANG, SERUJI.CO.ID – Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengkap empat pengedar narkoba jenis sabu-sabu di sejumlah tempat berbeda selama dua hari terakhir.

Empat pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap ini merupakan jaringan, kata Kapolres setempat AKBP Hendy F Kurniawan, di Karawang, Jumat (13/4).

Keempat pelaku tersebut ialah Mukhtar (68), warga Desa Cibungur, Kecamatan Cibungursari, Kabupaten Purwakarta serta Katwa Widodo (31), Soleh (38) dan Saripudin yang tercatat sebagai warga Kecamatan Purwasari, Karawang.

Dari empat pelaku yang ditangkap, Widodo merupakan pelaku yang pertama kali ditangkap oleh petugas. Widodo ditangkap di Dusun Kalijurang, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Karawang pada Kamis (12/4) malam.

Dalam penangkapan itu, petugas menemukan barang bukti satu paket sabu-sabu seberat sekitar 1.22 gram. Sesuai dengan pemeriksaan, barang haram merupakan diperoleh dari Soleh.

Setelah itu, petugas terus melakukan penyelidikan dan pada hari yang sama menangkap pelaku bernama Soleh dan Saripudin.

Kedua pelaku ini ditangkap polisi pada Kamis malam saat akan mengedarkan narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Purwasari, Karawang.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita lima paket sabu-sabu seberat 4,40 gram dari tangan Soleh serta menyita sabu-sabu seberat 22,56 gram yag telah dipaket menjadi 15 paket.

Selain menyita barang bukti berupa sabu-sabu, polisi juga menyita uang sekitar Rp5 juta dari kedua tersangka itu.

Setelah penangkapan itu, petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya disebut-sebut nama Mukhtar, yang kemudian Mukhtar ditangkap polisi pada Jumat (13/4) dini hari.

“Pada saat penangkapan Mukhtar, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu sabanyak satu bungkus paket,” kata kapolres.

Akibat perbuatannya, para pelaku atau pengedar itu diancam pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER