Polisi Gerebek Toko Kelontong Jual Miras di Jakarta Barat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Petugas Polsek Kembangan Jakarta Barat menggerebek toko kelontong yang menjual minuman keras di Tomang Meruya Utara.

“Operasi ini terkait kejadian korban meninggal dunia akibat minuman keras oplosan di Depok, Bekasi dan Bandung,” kata Kapolsek Kembangan Komisaris Polisi Supriadi di Jakarta Kamis (12/4).

Ia menuturkan pemilik toko awalnya menolak dilakukan penyitaan barang bukti berupa minuman keras, namun petugas menunjukkan surat perintah penggeledahan.

Selanjutnya, pemilik toko kelontong itu menerima kedatangan anggota Polsek Kembangan untuk menyita minuman keras tersebut.

Supriadi mengungkapkan anggota Polsek Kembangan telah dua kali merazia minuman keras berbahaya itu.

Namun Supriadi mengaku hingga saat ini belum terjadi warga meninggal dunia akibat menenggak minuman keras di wilayah hukum Polsek Kembangan.

Ia menyatakan petugas akan menelusuri orang yang memasok minuman beralkohol kepada pemilik toko kelontong Nurhaeni itu.

Supriadi menambahkan Nurhaeni menjual minuman keras seharga Rp50 ribu-Rp70.000 per botol.

Sebelumnya, sejumlah orang meninggal dunia dan kritis diduga akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Sukabumi dan Rangcaekek Bandung.

Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin memerintahkan seluruh jajaran polda, polres dan polsek menggelar razia minuman keras oplosan secara rutin.

Syafruddin menekankan anggota harus merazia minuman keras campuran yang mematikan itu agar tidak jatuh korban meninggal dunia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER