Polisi Gagalkan Produksi Ekstasi Rumahan di Aceh

0
39
ilustrasi

LHOKSUMAWE, SERUJI.CO.ID – Petugas Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, berhasil menggagalkan produksi pil ekstasi skala rumahan di Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Narkoba Iptu Zeska Julian, Senin (12/2) malam mengatakan, dalam usaha membongkar praktik pembuatan pil ekstasi rumahan tersebut pada hari Rabu (8/2) lalu, pihaknya berhasil memboyong empat pelaku beserta barang bukti bahan pembuatan pil narkoba tersebut dan juga alat kerja.

Pelaku berinisial Ya (59) tersangka peracik pil ekstasi dan yang lainnya bertugas sebagai pengedar, yakni Mur (22), Awi (21), Mal (33). Keempatnya adalah warga Aceh Utara.

Sedangkan lokasi pembuatan dilakukan tidak jauh dari jalan raya Medan-Banda Aceh tepatnya di Desa Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu.

Keberhasilan pihaknya mengungkap “home industry” inex tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa di seputaran Keude Bayu, beberapa pemuda kerap melakukan transaksi jual-beli narkotika jenis ekstasi.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, personel kita di lapangan melakukan penyamaran sebagai pembeli pil happy. Dalam ‘undercover’ tersebut, personel berhasil mengamankan empat tersangka pil narkoba produksi rumahan tersebut,” katanya.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap seorang tersangka Mur, petugas berhasil menemukan 21 butir pil ekstasi di saku celananya dan tiga unit telepon genggam.

Kemudian dilakukan pengembangan oleh petugas, maka ditemukan alat pembuatan pil ekstasi serta 107 butir pil ekstasi siap edar.

“Selain itu, kita juga menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,29 gram bruto yang digunakan oleh para pelaku sebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan narkoba pil ekstasi tersebut,” katanya.

Dari pengakuan tersangka, aktivitas pembuatan ekstasi tersebut sudah berjalan satu bulan dan diedarkan di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe.

Sedangkan bahan pil ekstasi abal-abal tersebut terbuat dari parasetamol, sabu-sabu, ganja, alkohol serta campuran lainnya.

Sementara sejumlah alat pembuatannya, antara lain, timbangan elektrik, mal besi pencetak pil ekstasi, satu set lesung (batu penggiling), dua sepeda motor, empat unit HP serta enam butir amunisi aktif jenis FM.

“Kini tersangka dan sejumlah barang bukti tersebut berada di Polres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kepada tersangka dapat diancam hukuman di atas 5 tahun,” kata Zeska. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...