Polisi Gagalkan Penyelundupan Miras Dengan Bus

NGAWI, SERUJI.CO.ID – Petugas Polres Ngawi, Jawa Timur, menggagalkan pengiriman minuman keras jenis arak jowo sebanyak dua karung (24 botol) melalui Bus Sugeng Rahayu jurusan Solo-Surabaya.

Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu di Ngawi, Rabu (25/4) mengatakan Bus Sugeng Rahayu yang mengangkut minuman keras tersebut bernomor polisi W-7188-UY. Minuman tersebut disembunyikan dalam bagasi bus.

Saat dilakukan razia, katanya, tidak ada penumpang yang mengaku memiliki barang tersebut. Satu orang diketahui turun sebelum bus memasuki daerah perbatasan Mantingan, Ngawi, Jawa Timur dengan Sragen, Jawa Tengah.

“Diduga, penumpang atau pemilik barang tersebut mengetahui ada razia yang digelar polisi di daerah perbatasan Mantingan,” ujar AKBP Pranatal kepada wartawan.

Ia menerangkan pengiriman minuman keras itu diketahui saat polisi menggelar Operasi Tumpas Semeru untuk memberantas peredaran minuman keras. Sebelumnya, Polres Ngawi telah mendapat informasi akan ada pengiriman minuman keras melalui bus penumpang.

Untuk kepentingan pemeriksaan, polisi membawa kernet dan kondektur bus. Polisi juga mengamankan 24 botol minuman keras sebagai barang bukti. Sedangkan penumpang lainnya dialihkan ke bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan.

Berdasarkan keterangan dari awak bus, barang tersebut masuk ke dalam bagasi bus melalui jasa panggul di Terminal Tirtonadi Solo.

Kapolres menambahkan pihaknya akan mengembangkan kasus penyelundupan minuman keras tersebut dari Solo lebih lanjut untuk memburu pemiliknya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close