Polisi Bekasi Gagalkan Perdaganggan Puluhan TKW

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, berhasil menggagalkan kasus perdagangan manusia yang melibatkan puluhan calon tenaga kerja wanita asal Nusa Tenggara Barat di daerah ini.

“Korban rencananya akan dikirim ke Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Totalnya ada 21 orang TKW,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, di Bekasi, Rabu (25/4).

Menurut dia, kasus itu terjadi di Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi.

Calon TKW itu ditampung di sebuah ruangan milik perusahaan penyalur tenaga kerja asing bernama PT WJ.

“Dari lokasi inspeksi, kami menangkap satu orang pengelola PT WJ yang berinisial ES. Perusahaannya kami pastikan ilegal karena tidak mengantongi izin usaha. Kami sedang melakukan pendalaman terkait apa saja prosesnya dan berapa biayanya,” katanya.

Sejauh ini, pihak penyalur dengan korban baru menyepakati ketentuan pemotongan gaji selama enam bulan pertama kerja sebagai kompensasi atas jasa pengiriman yang dilakukan ES bersama karyawannya.

“Sejauh ini baru kita dalami kesaksian korban, kalau gaji enam bulan dipotong,” katanya.

Menurut Jarius, tersangka ES merupakan pimpinan sekaligus penyalur TKW yang sudah beroperasional sejak Januari 2018 di Kota Bekasi.

Dari pengakuanya kepada polisi, ES sudah memberangkatkan lebih dari 60 tenaga kerja ke luar negeri.

“Seluruh TKW diduga menggunakan dokumen palsu. Sebab kami menemukan 22 cap stempel Dinas Sosial dan Transmigrasi, kepala desa asal daerah TKW, Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI), Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan cap PT WJ,” katanya.

Dikatakan Jarius, pascapengamanan itu, seluruh calon TKW rencananya langsung dipulangkan ke kampung halaman mereka masing-masing.

Sementara kasus perdagangan manusia ini masih dalam proses penyidikan intensif pihaknya.

“Pelaku dijerat pasal 2, pasal 85, pasal 71, pasal 86, pasal 72 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER