Polisi Banjarmasin Tangkap Pelaku Pencabulan Sesama Jenis

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin menangkap seorang pelaku pencabulan sesama jenis yang menargetkan anak di bawah umur sebagai korbannya.

“Ada dua korban diketahui pernah dicabuli pelaku dan salah satu orangtua korban melapor ke polisi,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana di Banjarmasin, Sabtu (10/2).

Dikatakannya, tersangka berinisial MG (40) ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap dua korbannya berinisial MR (15) dan AW (14).

Tapi dari hasil interogasi terhadap pelaku diketahui dia telah melakukan pencabulan terhadap delapan orang anak namun yang melapor baru dua orang. “Korban MR dicabuli sebanyak satu kali, sedangkan AW dua kali terjadi,” jelas Anjar.

Diungkapkan Kapolresta, modus operandi tersangka dengan melakukan pengancaman terhadap korban setiap kali ingin melakukan pencabulan.

“Jadi kedua korban ini diancam tersangka bahwa foto mereka berdua sedang merokok akan diperlihatkan ke orangtuanya,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak yang ancamannya pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun.

“Kami mengimbau korban atau masyarakat untuk tidak segan-segan melapor jika menjadi korban pencabulan atau tindakan asusila lainnya,” tutur Anjar didampingi Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close