Polisi Amankan Mobil Angkut Sosis Ilegal Asal Malaysia

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Polda Kalimantan Barat mengamankan satu unit mobil yang kedapatan mengangkut 70 kotak sosis dan 10 kotak daging ilegal asal Malaysia.

“Diamankannya mobil tersebut, saat melakukan bongkar di kawasan Pasar Flamboyan Pontianak, Selasa (10/4),” kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo di Pontianak, Kamis (12/4).

Pengungkapan aktivitas ilegal tersebut, Selasa (10/4) sekitar pukul 21.00 WIB, yang dipimpin oleh Kanit 1 Subdit 1 AKP M Sitorus.

“Dalam patroli rutin tersebut anggota polisi mencurigai ada aktivitas ilegal, sehingga dilakukanlah pemeriksaan terhadap sebuah mobil dengan nomor KB 1139 SC itu,” ujarnya.

Ternyata benar, dari hasil pemeriksaan tersebut, mobil itu kedapatan memuat 70 kotak sosis madu, dan 10 kotak atau masing-masing seberat 10 kilogram daging merek Alana, yang berasal dari Malaysia dan akan diedarkan ke Pontianak.

“Dari pengungkapan tersebut diamankan pemilik barang, Mu (27) yang tinggal di Jalan Desa Kapur, Parit Pak Reweng, Kabupaten Kubu Raya, Komplek Griya Satria No B 6,” ujarnya.

Saat ini, barang bukti dan pemilik barang ilegal tersebut diamakan di sel Mapolda Kalbar untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.

Kabid Humas Polda Kalbar menambahkan, pemilik barang ilegal tersebut diancam pasal 62, Jo pasal 8, UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan atau pasal 142, Jo pasal 91 ayat 1, UU No 18/2012 tentang Pangan, dengan ancaman penjara lima tahun penjaraatau denda Rp2 miliar. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan