Polisi Aceh Utara Ringkus Pengangkut Kayu llegal

LHOKSUKON, SERUJI.CO.ID – Personil Satuan Reserse Kriminal Polres Kabupaten Aceh Utara menangkap dua pria dan mengamankan sebuah truk berisi 73 batang kayu diduga hasil penebangan liar.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah di Lhoksukon, Kamis (26/4) mengatakan, pria yang ditangkap dalam kasus ini adalah TZ (42) dan AH (33), keduanya warga Kecamatan Langkahan.

Dikatakan, sopir dan kernet truk pengangkut kayu tanpa dokumen tersebut diamankan pada Rabu (25/4) sekitar pukul 05.00 WIB, saat mereka sedang melintas di Jalan Desa Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu.

“Setelah ditangkap, sopir bersama kernet dan truk berisi kayu olahan campuran yang diduga hasil penebangan liar, langsung kita amankan ke Mapolres untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Rezki.

Dijelaskan, penangkapan ini berawal saat pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada sebuah truk mencurigakan sedang melintas di kawasan tersebut. Lalu Personil Reskrim langsung bergerak cepat ke lokasi.

Setiba di sana, kata Rezki, truk Colt Diesel dengan polisi BL 8701 F yang sedang melaju langsung diberhentikan petugas. Setelah diperiksa di dalam bak truk ini ternyata benar mengangkut kayu.

“Saat diminta menunjukkan dokumen (kayu), mereka tidak bisa menunjukkannya. Karena mencurigakan, keduanya dan satu unit truk yang berisi kayu tersebut langsung dibawa ke Mapolres,” katanya.

Kasat Reskrim menambahkan, kedua pria tersebut terancam dijerat dengan pasal 83 ayat (1) huruf (a) dan atau huruf (b) Undang-undang No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER