Polda Sumut Tangkap Dua Wanita Terlibat Narkoba

TANJUNGBALAI, SERUJI.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, Polda Sumatera Utara menangkap dua orang wanita dewasa yang terlibat kasus narkotika golongan I jenis sabu-sabu dari sebuah rumah di Kelurahan Sirantau.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, Kamis (19/4), menyebutkan kedua wanita itu berinisial EV (35) warga Kelurahan Sijambi, Kota Tanjungbalai, dan ML (37) penduduk Desa Tanah Rakyat, Dusun XV, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan.

Kedua tersangka berstatus ibu rumah tangga itu ditangkap sedang mengkonsumsi sabu-sabu di sebuah rumah kontrakan di Jalan Arteri, Gang Keluarga, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Rabu (18/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Penangkapan tersebut berkat informasi warga sekitar yang keberatan adanya rumah kontrakan dan indekosan sering dijadikan sebagai tempat maksiat dan menggunakan narkoba,” ujar Irfan Rifai, didampingi Kasat Narkoba Adi Haryono.

Kapolres menjelaskan, saat personel Satuan Narkoba bersama kepala lingkungan setempat melakukan penggerebekan, di ruang tengah rumah kontrakan itu ditemukan dua orang wanita sedang memegang bong (alat isap) mengkonsumsi sabu-sabu.

Hasil penggeledahan disaksikan kepala lingkungan, dari tangan tersangka EV ditemukan sebuah dompet berisi gulungan kertas tisu berisi 3 buah plastik klip transparan diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Sedangkan dari penggeledahan rumah ditemukan dua bungkus plastik klip transparan kosong, 1 unit timbangan digital, dan 1 buah mancis gas.

Berdasarkan interogasi awal, tersangka ML mengakui narkoba tersebut dibeli dari seorang pria sering dipanggil Pendek yang ditemui di kawasan Jalan Sudirman Km 3, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai. Tim berupaya melakukan pengembangan dan pencarian terhadap Pendek, namun belum berhasil ditemukan.

Menurut Kasat Narkoba Adi Haryono, selain dua wanita tersangka itu, polisi mengamankan barang bukti yaitu 3 bungkus plastik transparan berisi sabu-sabu dengan berat kotor keseluruhan 2,23 gram, dua plastik klip transparan kosong, dua unit handphone, 1 buah dompet, 1 unit timbangan digital, 1 lembar kertas tisu, satu buah mancis gas, 1 buah pipet kaca/pireks dan 1 buah bong.

“Kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut. Mereka bisa dijerat dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Adi Haryono. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER