Polda Sumut Selidiki Peredaran Obat Herbal Ilegal

0
32
Obat Palsu
BBPOM saat memaparkan kasus temuan obat herbal tanpa izin edar dan mie berformalin, Senin (4/12/2017). (Foto: Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta kepada Polda Sumut agar terus menyelidiki peredaran obat herbal ilegal berbagai jenis di Kota Binjai yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

“Penjualan 15 jenis obat herbal ilegal tersebut, tanpa memperoleh izin edar yang dikeluarkan oleh pemerintah,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Ahad (17/12).

Menurut dia, obat yang tidak memiliki izin dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, tidak boleh diperjual belikan kepada masyarakat, karena berbahaya.

“Selain itu, juga tidak mengetahui isi kandungan yang terdapat pada obat dan juga bahan yang digunakan,” ujar Abubakar.

Ia mengatakan, obat herbal yang diperjual belikan kepada masyarakat itu, harus diawasi jangan sampai dikonsumsi warga dan bila perlu ditarik dari peredaran.

Petugas BBPOM Medan harus bertanggung jawab untuk memantau seluruh obat-obat herbal yang diedarkan secara ilegal.

“Hal tersebut dilakukan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terhadap warga masyarakat yang tidak mengetahui penjualan obat herbal yang bermasalah itu,” ucapnya.

Abubakar menambahkan, petugas BBPOM Medan dapat bekerja sama dengan Polda Sumut dan instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban obat herbal ilegal yang banyak beredar di pasaran.

Kemudian, obat herbal yang tidak jelas itu, akan semakin merugikan kesehatan masyarakat maupun konsumen.

Hal tersebut, harus dapat dihindari sehingga tidak berdampak kepada kesehatan warga yang mengonsumsi obat herbal yang tidak terdaftar di BBPOM Medan.

“Jadi, warga masyarakat juga harus mewaspadai obat herbal ilegal yang banyak diperjual belikan di pasaran,” kata Ketua YLKI Sumut.

Sebelumnya, petugas BBPOM Medan menyita belasan jenis obat herbal ilegal dan tanpa memlikin izin edar yang dikeluarkan pemerintah, dari salah satu tempat praktik tabib berinisial MT, di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (30/11).

Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan, Senin (4/12) mengatakan obat herbal yang diperjual belikan kepada masyarakat itu, untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Selain itu, menurut dia, dari 14 jenis obat tersebut, dan salah satunya merupakan jenis obat tetes mata sebanyak 63 kemasan.

“Jadi, jumlahnya ada 15 jenis obat, dan terdiri dari 919 kemasan. Dan nilai harga obat tersebut seluruhnya mencapai nilai Rp 519 juta lebih,” kata Yulius. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Penghina Presiden Dibawa Ke Mabes Polri

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia membawa MKN (54), tersangka ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara serta...

Presiden Apresiasi Penggagalan Distribusi 1,6 Ton Sabu-Sabu

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Presiden Joko Widodo mengapresiasi upaya penggagalan 1,6 ton narkoba jenis sabu di perairan Karang Helen Mars yang berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten...
Gus Ipul Kunjungi korban banjir

Gus Ipul Kunjungi Kediaman Korban Banjir

JOMBANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi keluarga korban hilang akibat terseret arus sungai yang disebabkan...
Rakor KPU Sumut

Jumlah Dikurangi, Beban Kerja PPK Akan Lebih Berat di Pemilu 2019

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Anggota KPU Provinsi Sumut Nazir Salim Manik mengatakan jumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas pada Pemilu 2019 dipangkas...
Sodomi anak

Pendidikan Agama Tinggi Bukan Jaminan Tidak Melakukan Pelecehan Seksual

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebagai lulusan Sekolah Tinggi di daerah Semampir, Surabaya, tidak menjamin seseorang seperti MSH (29), tidak melakukan pelecehan seksual. Suryani, Pakar Psikologi Hukum...
loading...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...
IMG-20180222-WA0084

PANWASLU KABUPATEN MESUJI RAKOOR TENTANG PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018, Panwaslu Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat Koordinasi dengan peserta Anggota Panwascam Divisi Penindakan dan Divisi SDMO serta 1...
Talonsong

Talonsong

Talonsong, sebuah kata dalam bahasa Minang, yang sering dituturkan ditengah masyarakatnya.  Talonsong, padanannya dalam bahasa indonesia yang tepat adalah terlanjur.  Jika talonsong,  maka semuanya...