Polda Sumut Amankan Oknum Polisi Pembeking Pembuatan SIM Palsu

0
37
SIM Palsu
Jutaan SIM Palsu yang digerebek Polda Sumut. (Foto: Istimewa)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Polda Sumatera Utara mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga terlibat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu di Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia yang digerebek pada Kamis (28/9) malam.

“Ketiga pelaku adalah HP (34) selaku pemilik rumah dan berperan sebagai pembuat SIM palsu dan pemesan SIM bekas,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting dalam pesan singkat yang diterima di Medan, Jumat (29/9).

Kemudian, lanjutnya, Irw (33), warga Jalan Merak Kecamatan Medan Sunggal yang berperan sebagai pembuat SIM palsu dan pemesan SIM bekas. Sedangkan satu lagi adalah RF (35), oknum Polri yang berperan sebagai pencari SIM.

Dalam menjalankan aksinya, kata Kombes Rina, pelaku menggunakan modus operandi pembuatan SIM palsu dengan cara membeli SIM bekas. Setelah itu, data yang ada dalam SIM bekas tersebut dihapus, selanjutnya pelaku menggunakan komputer jinjing (laptop) mencetak nama pemesan.

“Kemudian dengan menggunakan alat lakban, data baru tersebut ditempelkan ke SIM palsu, lalu dilaminating untuk merekatkan data yang ditempelkan,” jelasnya.

Untuk mendapatkan SIM palsu itu, pelaku menetapkan harga Rp 450 ribu untuk SIM C, Rp 500 ribu untuk SIM A, Rp 600 ribu untuk SIM B1 dan SIM B1 Umum, serta Rp 750 ribu untuk SIM B2.

“Untuk setiap SIM yang dipesan, RF yang berperan sebagai pencari pemesan SIM menerima keuntungan sebesar Rp 50.000,” ungkapnya.

Menurut Kombes Rina, penggerebekan tersebut berawal dari informasi yang menyebutkan adanya sekelompok orang yang menawarkan SIM dengan cara tanpa mengikuti tes di Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan.

Kemudian, tim dari Direktorat Reskrim Umum Polda Sumut melakukan penyelidikan dan melakukan penggeledahan sebuah rumah di Jalan Bakti Luhur, Gang Sairun, Kecamatan Medan Helvetia.

Dalam penggerebekan dan penggeledahan tersebut, pihak kepolisian menemukan sejumlah SIM yang telah dicetak, jutaan lembar SIM bekas, alat laminating, kertas yang bertuliskan cetakan nama-nama pemesan SIM, pasfoto pemesan SIM, serta bong (alat isap sabu-sabu) dan satu buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu.

Polda Sumut masih mengembangkan kasus itu untuk mengetahui tersangka lain dalam kasus pembuatan SIM palsu tersebut. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...