Polda Sumut Amankan Oknum Polisi Pembeking Pembuatan SIM Palsu

0
72
SIM Palsu
Jutaan SIM Palsu yang digerebek Polda Sumut. (Foto: Istimewa)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Polda Sumatera Utara mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga terlibat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu di Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia yang digerebek pada Kamis (28/9) malam.

“Ketiga pelaku adalah HP (34) selaku pemilik rumah dan berperan sebagai pembuat SIM palsu dan pemesan SIM bekas,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting dalam pesan singkat yang diterima di Medan, Jumat (29/9).

Kemudian, lanjutnya, Irw (33), warga Jalan Merak Kecamatan Medan Sunggal yang berperan sebagai pembuat SIM palsu dan pemesan SIM bekas. Sedangkan satu lagi adalah RF (35), oknum Polri yang berperan sebagai pencari SIM.

Dalam menjalankan aksinya, kata Kombes Rina, pelaku menggunakan modus operandi pembuatan SIM palsu dengan cara membeli SIM bekas. Setelah itu, data yang ada dalam SIM bekas tersebut dihapus, selanjutnya pelaku menggunakan komputer jinjing (laptop) mencetak nama pemesan.

“Kemudian dengan menggunakan alat lakban, data baru tersebut ditempelkan ke SIM palsu, lalu dilaminating untuk merekatkan data yang ditempelkan,” jelasnya.

Untuk mendapatkan SIM palsu itu, pelaku menetapkan harga Rp 450 ribu untuk SIM C, Rp 500 ribu untuk SIM A, Rp 600 ribu untuk SIM B1 dan SIM B1 Umum, serta Rp 750 ribu untuk SIM B2.

“Untuk setiap SIM yang dipesan, RF yang berperan sebagai pencari pemesan SIM menerima keuntungan sebesar Rp 50.000,” ungkapnya.

Menurut Kombes Rina, penggerebekan tersebut berawal dari informasi yang menyebutkan adanya sekelompok orang yang menawarkan SIM dengan cara tanpa mengikuti tes di Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan.

Kemudian, tim dari Direktorat Reskrim Umum Polda Sumut melakukan penyelidikan dan melakukan penggeledahan sebuah rumah di Jalan Bakti Luhur, Gang Sairun, Kecamatan Medan Helvetia.

Dalam penggerebekan dan penggeledahan tersebut, pihak kepolisian menemukan sejumlah SIM yang telah dicetak, jutaan lembar SIM bekas, alat laminating, kertas yang bertuliskan cetakan nama-nama pemesan SIM, pasfoto pemesan SIM, serta bong (alat isap sabu-sabu) dan satu buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu.

Polda Sumut masih mengembangkan kasus itu untuk mengetahui tersangka lain dalam kasus pembuatan SIM palsu tersebut. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman: Jika Tangkap Teroris Cepat, Tentu Polisi Juga Bisa Cepat Tangkap Akun Penyebar Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said berencana akan melaporkan pihak-pihak yang memfitnah dirinya dan calon Wakil Gubernur...
Ida Fauziyah

Ida Fauziyah: Fitnah Dilakukan Secara Sistematis dan Terencana Lewat Sosial Media

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menilai fitnah melalui media sosial terhadap dirinya dan calon Gubernur Sudirman Said dilakukan secara sistematis...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman Ungkap Keterlibatan Petinggi Partai Pengusung Ganjar Terkait Video Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyebut adanya oknum petinggi partai pengusung petahana yang diduga berada di belakang beredarnya video fitnah di...

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...