Polda Sumsel Temukan Ribuan Pil Ekstasi Jenis Baru

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menemukan narkoba berbentuk pil ekstasi jenis baru beredar di wilayah provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu.

“Beberapa waktu lalu ditemukan 1.000 butir pil ekstasi jenis baru dari sejumlah tersangka yang saat ini sedang dilakukan uji laboratorium forensik dan pengembangan kasus,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo di Palembang, Selasa (10/4).

Berdasarkan pengungkapan kasus tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengimbau masyarakat untuk mewaspadai narkoba jenis baru itu dan memerintahkan anggota Direktorat Reserse Narkoba dan jajaran di satuan wilayah untuk memperketat pengawasan peredaran gelap narkoba baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.

“Jaringan pengedar narkoba terus berupaya mencari celah mendistribusikan barang terlarang hingga ke penggunanya melalui berbagai cara. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan memperketat pengawasan jalur peredarannya dan tempat-tempat penggunaannya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tindakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, terus digalakkan sehingga dapat diminimalkan timbulnya korban baru.

Berdasarkan kasus peredaran gelap narkoba yang berhasil diungkap di wilayah hukum Polda Sumsel ini melalui berbagai jalur, selain memperketat pengawasan pihaknya juga mengharapkan dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat.

Dengan adanya perhatian dan upaya bersama dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, selain dapat menekan jumlah pencandu baru, juga diharapkan dapat menghukum orang-orang yang terbukti terlibat dalam jaringan produksi dan pengedar barang terlarang itu secara maksimal, kata dia pula. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER