Polda Riau Ungkap Dua Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau mengungkap dua sindikat peredaran narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 7,5 kilogram sabu-sabu serta 5.000 butir pil ekstasi dengan nilai mencapai Rp12,7 miliar dari tangan lima tersangka.

“Mereka jaringan berbeda, meskipun kami pastikan asal barang itu sama, masuk dari Malaysia,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono di Pekanbaru, Rabu (28/3).

Ia menjelaskan, pengungkapan pertama dilakukan jajaran Ditresnarkoba Polda Riau di perbatasan Pekanbaru-Duri, tepatnya Pasar Minggu, Kilometer 80. Dari pengungkapan pada Kamis (22/3) pekan lalu tersebut, polisi meringkus tiga tersangka.

Mereka masing-masing berinisial Sa, Ri, dan Ma. Sebanyak tiga paket besar sabu-sabu dengan dua paket masing-masing seberat satu kilogram, dan satu paket lainnya seberat setengah kilogram disita polisi senilai Rp3,7 miliar.

“2,5 kilogram sabu-sabu kita sita dari mereka. Pada pengungkapan pertama tersebut kita menemukan sabu-sabu disimpan di dalam kap mobil. Ini modus baru yang kita temukan,” ujarnya.

Sifat narkoba sabu-sabu akan menguap saat berada dalam ruang panas. Untuk itu, ia mengatakan ketiga tersangka membungkus serbuk haram tersebut menggunakan karet alas mobil.

Sementara itu, pada hari selanjutnya, Jumat (23/3), Polda Riau kembali melakukan pengungkapan dengan barang bukti lebih besar yakni 5 kilogram sabu-sabu yang tersimpan dalam lima paket besar atau senilai Rp7,5 miliar. Selain itu, Polisi turut menyita 5.000 butir pil ekstasi senilai Rp1,5 miliar.

Ia menjelaskan, dari penangkapan yang kedua tersebut polisi meringkus dua tersangka masing-masing berinisial JS alias Pacak dan MI. Mereka ditangkap di salah satu SPBU, Rumbai, Kota Pekanbaru.

“Kita masih terus melakukan pengembangan dari dua pengungkapan ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Haryono menjelaskan terdapat persamaan dari dua pengungkapan beda jaringan tersebut. Yakni, bungkus sabu-sabu yang digunakan adalah teh China dengan merek Guanyinwang.

“Kesimpulan awal, barang ini didapat dari orang yang sama, meski mereka tidak saling kenal. Jadi mereka ini kurir dengan bayaran variatif. Paling besar Rp40 juta sekali kirim,” tuturnya.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Andri yang memimpin pengungkapan dua kasus besar tersebut mengatakan pihaknya melakukan pengintaian lebih dari sebulan lamanya sebelum meringkus ke lima tersangka berikut seluruh barang bukti.

“Masing-masing tim itu terus mengintai selama satu bulan sebelum eksekusi kami lakukan. Alhamdulillah, mudah-mudahan kasus ini terus terungkap hingga ke bandar besarnya,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER