Polda Riau Sita Sabu-Sabu Senilai Rp7,5 Miliar

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau menyita lima kilogram sabu-sabu atau setara Rp7,5 miliar dari tangan seorang tersangka berinisial EA dari penangkapan yang dilakukan di Jalan Lintas Duri-Dumai.

“Barang bukti lima plastik besar berisi sabu-sabu dengan berat mencapai lima kilogram atau setara Rp7,5 miliar,” kata Direktur Narkoba Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Haryono di Pekanbaru, Selasa (17/4).

Haryono menjelaskan, tersangka yang merupakan seorang pria berusia 30 tahun tersebut ditangkap di sebuah rumah makan daerah puncak jalan lintas Duri-Dumai Sabtu (14/4) akhir pekan lalu.

Penangkapan tersebut, kata Haryono merupakan hasil penyelidikan jajarannya yang dilakukan selama sepekan terakhir setelah pihaknya mendapat informasi akan adanya pengiriman serbuk haram sabu-sabu dalam jumlah besar.

Dari informasi yang diterima kepolisian, sabu-sabu dalam jumlah fantastis yang mampu merusak 25.000 generasi bangsa itu dikirim dari Kota Dumai menuju Pekanbaru.

Ia mengatakan jajarannya sempat berusaha membuntuti tersangka dari Dumai hingga akhirnya pria peranakan kurus tersebut berhenti di sebuah rumah makan tradisional di kawasan puncak.

Kesempatan itu langsung dimanfaatan personel Polda Riau untuk melakukan penggerebekan. Satu unit mobil jenis Honda Freed yang digunakan tersangka untuk membawa barang haram tak luput dari penggeledahan.

Hasilnya, ditemukan lima paket besar sabu-sabu di dalam mobil mewah yang diakui tersangka milik orang tuanya tersebut.

Haryono mengatakan bahwa tersangka yang ditangkap jajarannya tersebut murni seorang kurir. Skema jaringan terputus menyulitkan polisi untuk mengungkap pengirim dan penerima sabu-sabu tersebut.

“Jadi tersangka ini murni seorang kurir. Antara tersangka dan pengirim serta penerima tidak saling kenal. Kita sebenarnya kita sudah berusaha memancing siapa yang menyuruh tapi sepertinya mereka tahu tersangka ditangkap Polisi,” urainya.

Lebih jauh, Haryono mengatakan dari pengakuan tersangka, EA telah delapan kali beraksi mengirimkan sabu-sabu tersebut dengan tujuan Dumai-Pekanbaru. Namun, pengiriman yang dilakuk sebelumnya hanya partai kecil. Baru kali ini jumlahnya mencapai 5 kilogram.

“Biasanya hanya sebatas satu ons, baru ini yang besar. Dia mengaku diupah Rp6 juta untuk menjadi kurir ini,” tuturnya.

Dari pantauan Antara, sabu-sabu yang dibawa tersangka dibungkus plastik dengan tulisan China menggunakan “marker”. Haryono belum dapat memastikan maksud tulisan tersebut, begitu juga dengan jaringan yang melibatkan tersangka dengan kepolisian.

“Kami masih mendalami kasus ini. Namun yang jelas, tersanga ini terancam hukuman mati, atau minimal 20 tahun penjara,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER