Polda Riau Dalami Kasus Pencucian Uang Sindikat Narkoba

0
63
narkoba
Pengedar atau pengguna narkoba tertangkap (ilustrasi)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau mendalami tindak pidana pencucian uang atau TPPU, yang dilakukan sindikat narkoba di wilayah tersebut menyusul terungkapnya aliran dana sebesar Rp1,5 miliar tersimpan di sebuah bank.

“Kita selidiki aliran dananya,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (28/3).

Menurut dia, Polda Riau akan meminta analisa dari PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan) untuk pengembangan kasus itu.

Terungkapnya aliran dana miliaran rupiah tersebut setelah jajaran Polda Riau menangkap tiga tersangka sindikat narkoba di perbatasan Pekanbaru-Duri, tepatnya Pasar Minggu, Kilometer 80.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial Sa, Ri, dan Ma. Sebanyak tiga paket besar sabu-sabu dengan dua paket masing-masing seberat satu kilogram, dan satu paket lainnya seberat setengah kilogram disita polisi senilai Rp3,7 miliar.

Selain barang bukti sabu-sabu, ia mengatakan Polisi turut menyita dua buku tabungan. Di dalam buku tabungan itu, lanjutnya, masing-masing hanya tertulis saldo sebesar Rp3 juta.

“Namun setelah kita berkoordinasi dengan bank, ternyata masing-masing rekening berisi lebih dari Rp700 juta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rekening tersebut tertulis atas nama salah satu tersangka berinisial Ri. Akan tetapi, pengakuan tersangka Ri, buku rekening tabungan tersebut merupakan milik seorang bandar narkoba yang hanya meminjam identitas tersangka Ri.

“Kita sudah meminta BNI (Bank tempat penyimpanan uang tersangka) untuk memblokir rekeningnya. Selain PPATK, kami juga meminta bantuan Bank untuk mendalami aliran dananya,” jelasnya.

Medio Maret lalu, Polda Riau mengungkap jaringan narkoba dengan barang bukti 7,5 kilogram sabu-sabu dan 5000 butir ekstasi. Estimasi nilai seluruh barang bukti tersebut mencapao Rp12,7 miliar.

Baca juga: Polda Riau Ungkap Dua Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

Selain 2,5 kilogram sabu-sabu dari tiga tersangka diatas, Polda Riau juga meringkus dua tersangka narkoba lainnya berinisial JS alias Pacak dan MI. Barang bukti yang diungkap lebih besar dari pengungkapan pertama, yakni 5 kilogram sabu-sabu dan 5.000 ekstasi.

Meskipun dua kelompok sindikat narkoba itu berasal dari jaringan yang berbeda, Haryono menjelaskan terdapat persamaan dari dua pengungkapan tersebut. Yakni, bungkus sabu-sabu yang digunakan adalah teh China dengan merek Guanyinwang.

“Kesimpulan awal, barang ini didapat dari orang yang sama, meski mereka tidak saling kenal. Jadi mereka ini kurir dengan bayaran variatif. Paling besar Rp40 juta sekali kirim,” tuturnya.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Andri yang memimpin pengungkapan dua kasus besar tersebut mengatakan pihaknya melakukan pengintaian lebih dari sebulan lamanya sebelum meringkus ke lima tersangka berikut seluruh barang bukti.

“Masing-masing tim itu terus mengintai selama satu bulan sebelum eksekusi kami lakukan. Alhamdulillah, mudah-mudahan kasus ini terus terungkap hingga ke bandar besarnya,” ujarnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...