Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba Dikendalikan Napi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID –¬†Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau membongkar sindikat peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang dikendalikan oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Bangkinang, Kabupaten Kampar.

“Total barang bukti yang kita sita dari jaringan tersebut kurang lebih satu kilogram sabu-sabu,” kata Kepala Subdirektorat Reserse Narkoba Polda Riau, Kompol Andi kepada Antara di Pekanbaru, Kamis (1/3).

Andi menjelaskan, total empat orang tersangka dibekuk dari jaringan pengedar narkoba, yang diduga kuat merupakan sel sindikat peredaran barang haram internasional.

Keempat tersangka pria tersebut masing-masing berinisial Mes, EW, Sy dan MN alias Pak Cik. Dua dari empat tersangka tersebut berstatus sebagai terpidana dalam kasus narkoba, masing-masing Pak Cik dan Sy.

Pengungkapan sindikat narkoba melibatkan narapidana itu berawal dari ditangkapnya dua pria yang merupakan kaki tangan para terpidana.

Andi menjelaskan dua tersangka pertama yang ditangkap adalah Mes dan EW. Keduanya ditangkap saat akan melakukan transaksi di pinggiran Kota Pekanbaru, tepatnya Kecamatan Tenayan Raya. Keduanya dibekuk medio Februari 2018 lalu.

“Awalnya kita mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba. Kita turunkan tim dan berhasil menangkap Mesyana alias Mes. Saat itu dia membawa ransel yang setelah diperiksa berisi sabu-sabu sekitar satu kilogram,” ujarnya.

Dari penangkapan Mes tersebut, polisi langsung melakukan pengembangan. Selang beberapa jam kemudian, ditangkap seorang pria lainnya berinisial EW alias Eko.

“Dari Eko itu lah kita dapat info narkoba ini pesanan warga binaan Lapas Bangkinang,” tuturnya.

Berawal dari informasi tersebut, Andi menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dan menggeledah ruang tahanan yang didiami oleh dua terpidana, MN dan Pak Cik. Menariknya, Andi menyebutkan bahwa salah seorang tersangka yang juga terpidana, Pak Cik merupakan warga negara Malaysia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam