Polda NTT Ringkus Pelaku Penipuan Catut Nama Kapolri

0
86
Penjahat ditangkap
Ilustrasi pelaku diamankan.

KUPANG, SERUJI.CO.ID –┬áDirektorat Reserse Kriminal Umum Polda NTT menangkap BNN alias Bobi (45) seorang pria yang mengatas namakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai bapak angkatnya agar bisa menipu orang lain dan mendapatkan sejumlah uang.

“Proses penangkapan terhadap tersangka dilakukan di Jagakarsa, Jakarta Timur pekan lalu, kemudian dibawa ke Kupang untuk diperiksa,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Yudi Sinlaloe kepada wartawan di Kupang, Selasa (13/3).

Yudi menjelaskan BNN ditangkap karena mengaku sebagai anak angkat dari Kapolri dan menipu seorang pengacara di Kota Kupang bernama Johanis Richard Rowe.

Loading...

Disamping itu juga BNN ditangkap karena terlibat juga dalam kasus penggelapan dan pemalsuan idesntitas.

“Mengatasnamakan Kapolri, BNN kemudian meminta sejumlah uang senilai Rp50 juta kepada Johanis Richard Rowe dengan tujuan agar Johanes bisa bertemu dengan Kapolri namun hasilnya nihil sampai saat ini,” ujar Yudi.

Usai penangkapan terhadap BNN, kepolisian mengambil sejumlah barang bukti baik milik pelapor yakni Johanis yang menjadi korban dan juga barang bukti milik terlapor atau pelaku.

Barang bukti yang disita yakni satu lembar rekening BCA milik Johanis, satu lembar rekening koran Bank Mandiri milik Johanis, dua lembar pemesanan tiket dan kwitansi pembayaran tiket kereta api. Sementara dari pelaku satu lembar buku rekening Bank Mandiri.

Hingga saat ini pelaku sudah ditahan di Polda NTT untuk selanjutnya diperiksa, demi mencari tahu apakah ada jaringan dibalik kejadian tersebut dan sudah berapa orang yang sudah jadi korban.

Dari kronoligis kejadian lanjut Yudi yang didampingi Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast bermula ketika tahun 2016 lalu saat Johanis bertemu dengan BNN di rumahnya di Kota Kupang.

Sebelum bertemu dengan BNN, Johanis terlebih dahulu bertemu dengan Dominggus Mandolang dan Dominggus mengatakan bahwa BNN adalah anak angkat Kapolri sehingga akan memudahkan Johanis jika ingin bertemu dengan orang nomor satu di kepolisian tersebut.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU