Polda Metro Jaya Amankan Mantan Wadir Resnarkoba Miliki Sabu-Sabu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Hartono menjalani penahanan di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terkait dugaan kepemilikan sabu-sabu.

“Sudah ditahan di sini (Polda Metro Jaya),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Ahad (5/8).

Argo menegaskan polisi memproses hukum dan kode etik terhadap AKBP Hartono yang diduga membawa sabu-sabu seberat 23 gram.

Argo menuturkan Hartono juga telah menjalani penyidikan untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus yang menjeratnya.

“Sudah itu (penyidikan), yang penting nanti kalau berkas sudah jadi saya sampaikan. Yang penting kita proses intinya seperti itu,” ujar Argo.

Sebelumnya, Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono diketahui membawa 23 gram sabu saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat (27/7).

Berdasarkan informasi, Hartono datang ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan manajemen penyidikan elektronik di Bareskrim Polri.

Namun, oknum perwira menengah kepolisian itu menyalahgunakan narkoba untuk dikonsumsi secara pribadi. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.