Polda Metro Bantah Kriminalisasi Ibu yang Obati Anaknya

0
Nico Afinta
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Nico Afinta. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pihak Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu yang beredar di media sosial yang menuding Polda Metro telah melakukan kriminalisasi terhadap seorang ibu berinisial RY.

“Jadi dalam rangka meluruskan berita yang beredar luas di medsos, di mana Polda Metro Jaya dituduh melakukan tindakan kriminalisasi kepada ibu yang anaknya bermasalah dengan mata, di mana ibu anak ini telah berusaha untuk berjuang tapi kenapa malah dipenjara,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Rabu (8/11).

Nico mengatakan awalnya RY mencari bantuan dana untuk pengobatan cangkok mata anaknya, MES (4), melalui media sosial.

“RY mencari bantuan untuk kesembuhan anaknya yang harus menjalani operasi cangkok mata pada 2013,” kata Nico.

Selanjutnya pada 2017, seorang donatur berinisial L bersedia menanggung biaya operasi MES dengan perjanjian tidak memposting foto anaknya melalui media sosial yang bertujuan meminta bantuan kepada pihak lain.

Setelah perjanjian disetujui, Nico menuturkan L membawa RY dan MES untuk tinggal di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Namun L mencurigai RY tetap memposting foto anaknya untuk mencari bantuan bagi anaknya sehingga melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya.

Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dan mengumpulkan bukti terkait laporan dugaan yang dituduhkan kepada RY.

Hasil investigasi, menurut Nico, menunjukkan RY masih menerima dana bantuan dari donatur hingga Rp 230 juta.

Uang dari donator lain itu terindikasi digunakan RY untuk kebutuhan sehari-hari, kredit telepon selular, dan meminjamkan kepada keluarga, bahkan dijadikan modal untuk berjudi sehingga tidak ada penggunaan dana bantuan itu untuk pengobatan anaknya.

Saat ini, RY telah menempati Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, dan menjalani tiga persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, sedangkan MES dan neneknya tinggal di hunian tempat sementara milik Dompet Dhuafa. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Gebyar Anak Bangsa

Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi...
Muhammad Fawaid

Gandeng PKS, Gerindra Siapkan Pasangan EMAS di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra memunculkan nama baru di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Nama yang digadang-gadang akan diusung Gerindra bersama partai Koalisinya yaitu Partai...
Kunjungan BPJS

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RS di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris meninjau RS Bunda Thamrin, Medan yang merupakan salah satu rumah sakit...
Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Separatis di Tembagapura

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Polisi di Provinsi Papua mengungkap aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN...
Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...
Spanduk dukungan Setnov ke RK

Spanduk Dukungan dari Setnov Bertebaran, Ini Respon Ridwan Kamil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Kandidat calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, enggan mengomentari beredarnya spanduk dan baliho yang bergambar dirinya bersama ketua DPP Golkar, Setya Novanto...