Polda Lampung Tembak Buronan Pembunuh Dua Polisi

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Polda Lampung menangkap dan menembak Kasto Riyono (55) alias Ujang Kasto setelah menjadi buron kasus pembunuhan dua polisi.

Tersangka yang merupakan gembong perampokan itu roboh dan tewas, setelah terlibat baku tembak dengan polisi yang akan meringkusnya, di Desa Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (14/4) pukul 02.00 WIB.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung AKBP Adrian Indra Nurinta mengatakan tersangka merupakan buronan ini sudah puluhan kali melakukan aksi pencurian dan perampokan, bahkan hingga lintas provinsi.

“Pelaku adalah residivis dan paling dicari oleh Polda Lampung. Dia merupakan kelompok Wagino, dengan aksi kejahatannya banyak, dan dalam aksinya pelaku pernah menembak mati AKP Wiyono Kapolsek Blambanganumpu, Polres Waykanan pada tahun 2009, dan Aiptu Siregar anggota Polsek Sidoarjo, Polres Tanggamus. Nama kedua polisi tersebut diabadikan dalam lingkungan Polda Lampung sebagai Graha Wiyono Siregar,” ujarnya menjelaskan kepada wartawan, di Ruang Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Adrian menambahkan jajarannya sudah lama mencari pelaku yang menembak mati dua anggota polisi tersebut.

“Tersangka ini sudah lama dicari, sejak saya jadi Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, Polresta Bandarlampung, dan Kasubdit Jatanras Polda Lampung, baru ini tertangkap,” kata lulusan Akpol 1995 ini.

Kasubdit III Jatanras Polda Lampung AKBP Ruly Andi Yulianto menyatakan penangkapan terhadap tersangka terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia mengungkapkan pelaku sempat menarik senjata laras panjang milik anggota kepolisian saat akan dilakukan penangkapan.

“Ujang Kasto itu melakukan perlawanan aktif terhadap petugas, dia rebut senjata petugas, akhirnya terjadi perkelahian, dan petugas berhasil memenangkan. Pertama dia kena di bagian paha kanan dan terpaksa dilakukan penindakan tegas terukur, sehingga peluru mengenai dada sebelah kiri tersangka,” ujarnya.

Petugas Polda Lampung berhasil mengamankan barang bukti 1 unit mobil truck dan dua unit mobil Xenia, tiga unit handphone, serta satu pucuk senjata api FN dengan tiga butir peluru. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER