Polda Kalteng Selidiki Kebakaran Yang Menewaskan Perwira TNI dan Putrinya

PALANGKARAYA, SERUJI.CO.ID – Aparat gabungan Polda Kalimantan Tengah bersama Denpom XII/2 Plk dan Korem 102/Panju Panjung menyelidiki terbakarnya asrama Denintel yang menewaskan seorang perwira TNI berpangkat Kapten beserta putrinya berusia 11 tahun, Jumat (4/5) malam.

Selain meminta keterangan dari sejumlah saksi mata, Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri juga akan didatangkan untuk melakukan olah TKP, kata Dirkrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko saat berada di lokasi kebakaran di Jalan Tengkawang, Kota Palangka Raya, Sabtu (5/5).

“Informasinya kebakaran diduga berawal dari gudang, tapi masih terus dikembangkan. Ahad (6/5) Tim Forensik datang dan melakukan olah TKP,” ucapnya.

Sedangkan untuk penyebab meninggalnya Kapten CPM Moch Adzan Supriadi dan putrinya berumur 11 tahun, diduga sesak nafas karena terjebak di dalam bangunan asrama yang terbakar.

Dugaan ini diperkuat hasil visum yang telah dilakukan tim medis di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

“Hasil visum sementara diduga korban menghirup asap yang bercampur serbuk bangunan yang terbakar, sehingga kehabisan nafas dan ikut terbakar bersama anaknya dalam insiden tersebut,” kata Agung.

Di lokasi kebakaran banyak masyarakat datang dan menyaksikan olah TKP. Bahkan sebagian masyarakat penasaran mengenai adanya informasi korban yang terpanggang akibat insiden itu.

Sebelumnya Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar menyebutkan, kebakaran yang menghanguskan asrama Denintel Korem 102/Pjg itu ada empat korban, dua mengalami luka-luka dan dua lainnya meninggal dunia akibat terbakar.

Dua korban jiwa itu diketahui bernama Kapten CPM Moch Adzan Supriadi dan anaknya berinisial NA yang masih berumur 11 tahun. Sedangkan dua anaknya lagi akibat insiden tersebut berinisial TA (18) dan SK (7) yang nyaris ikut terbakar dengan bangunan rumahnya yang bertipe 36 itu hanya mengalami luka bakar saja.

“Untuk Kapten CPM Moch Adzan dan NA anaknya itu ditemukan tewas terbakar tepat di ruang tamu rumah dengan posisi berdekatan dengan kondisi hangus 100 persen,” kata Timbul. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER