Polda Kalsel Sita Sabu-Sabu Seberat 577,88 Gram

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil menyita 577,88 gram narkotika jenis sabu-sabu dari jaringan pengedar yang dikendalikan seorang wanita bernama Yuyun.

“Dari jaringan ini kami amankan enam orang, terdiri dari empat laki-laki dan dua wanita,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Firman melalui Kabag Binopsnal AKBP Daryanto di Banjarmasin, Sabtu (23/6).

Dikatakannya, pengungkapan peredaran sabu-sabu itu bermula dari informasi yang didapat petugas bahwa ada transaksi jual beli Narkoba yang kerap dilakukan tersangka berinisial GAS. Tim yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Andi A kemudian berhasil menangkap GAS pada pada Kamis (21/6) siang, di Jalan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur dengan barang bukti tiga paket sabu-sabu dan satu butir ekstasi.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dengan menangkap MS dan seorang wanita berinisial NS di Jalan Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur dan menyita satu paket sabu-sabu seberat 2,55 gram.

Tak sampai di situ, atas semangat dan keyakinan tim di bawah kendali Dirresnarkoba tersebut, kembali melakukan pengembangan dengan membekuk tersangka MH di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Banjarmasin Tengah dan menemukan satu paket sabu-sabu seberat 100,83 gram.

Temuan barang bukti yang cukup besar itupun membuat anggota semakin yakin jika jaringan yang diungkap kali ini pemain “kelas kakap”.

Terbukti, dari tersangka wanita Erma Yunisa alias Yuyun yang diduga sang pengendali jaringan pada penangkapan terakhir dari rangkaian pengungkapan, petugas berhasil menemukan dua paket besar sabu-sabu seberat 201,46 gram dan satu paket sabu-sabu seberat 220,55 gram.

“Sebelumnya juga kami tangkap SM di Jalan Haryono MT, Kecamatan Banjarmasin Tengah dengan barang bukti 2,13 gram sabu-sabu. Dari kurir inilah berhasil terungkap semua rangkaian jaringan Yuyun,” jelas Daryanto.

Pembongkaran jaringan ini pun menjadi kado manis dari Ditresnarkoba Polda Kalsel karena berhasil mengungkap tangkapan cukup besar pasca momen Lebaran Idul Fitri. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER