Polda Kalsel Selidiki Enam Berita Terduga Hoax

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Polda Kalsel kini tengah melakukan penyelidikan terhadap enam berita terduga hoax alias berita bohong yang beredar di media sosial.

“Sampai saat ini total ada tujuh berita ‘hoax’ yang dilidik Krimsus, dimana satu diantaranya sudah P21 dan siap disidangkan,” terang Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana di Banjarbaru, Jumat (16/3).

Adapun satu kasus yang sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum itu, yakni perkara ujaran kebencian pemilik akun Facebook dengan nama Hyde Hideki Hayden yang mencuat Januari 2018 lalu.

Dimana penyidik Subdit II yang menangani perkara Cyber Crime itu menjerat tersangka Pasal 45 ayat 3 dan atau Pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang No 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sedangkan untuk enam “hoax” yang masih lidik, ungkap Rachmat, masih terus dipantau hingga penyidik mempunyai dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkannya ke tahap penyidikan.

“Kita lihat perkembangannya ke depan, dia masih muncul kembali atau tidak,” jelas Kapolda didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Rizal Irawan.

Kapolda pun memastikan jajarannya terus meningkatkan patroli cyber untuk memberantas penyebaran kabar tidak benar dan akan menindak tegas para pelaku.

Dia juga menghimbau masyarakat untuk bijak dalam ber-Media sosial dan tidak sembarangan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya, termasuk tidak mengupload foto atau video yang tidak pantas menurut etika sosial, moral dan agama.

“Berita-berita bohong, menghujat, ujaran kebencian hingga mengadu domba ini patut dikutuk dan Polda Kalsel memohon dukungan elemen masyarakat, karena kami akan menindak secara hukum jika menemukan pelaku hoax yang ada di Kalsel,” tegasnya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER