Polda Kalbar Tangkap 10 Tersangka Kasus Pembunuhan

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Polda Kalbar sejak Januari hingga April 2018 telah menangkap 10 tersangka kasus pembunuhan dengan berbagai modus, yakni perkelahian, penemuan mayat, dan dendam pribadi.

“Sebanyak 10 tersangka tersebut dari enam kasus yang diungkap, dari total sembilan kasus yang ditangani,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono di Pontianak, Jumat (13/4).

Ia memberikan perhatian serius dalam kasus pembunuhan maupun kasus pencurian dengan kekerasan yang berdampak pada kerugian materil dan hilangnya nyawa.

“Terungkapnya kasus pembunuhan dan curas karena Polda Kalbar dan Satreskrim dan jajaranhya menggunakan peralatan yang kekinian, seperti kamera pengawas maupun lainnya,” kata Didi.

Data Polda Kalbar mencatat untuk kasus curas tercatat sebanyak 41 laporan polisi, kemudian yang telah terungkap sebanyak 36 kasus (87,8 persen) dengan sebanyak 33 tersangka yang sudah diamankan.

“Adapun modus operandinya, yakni merampas handphone sebanyak 18 kasus; merampas tas korbannya yang sedang berkendaraan sebanyak sembilan kasus; merampok ke dalam rumah dan melukai korbannya satu kasus; menodong dengan senjata tajam dua kasus; dan merampas sepeda motor korbannya dua kasus,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalbar menambahkan, dalam kasus itu yang cukup menonjol, yakni perampasan 10 April 2018 yang terjadi di parkiran toko Jalan Siam, Kecamatan Pontianak Selatan dengan korban atan nama Meylanda (16).

Akibat kejadian itu, korban kehilangan handphone, mengalami luka serius, yakni luka bacok lengan tangan, dan tiga jari tangan kiri hampir putus.

“Tersangka sudah kami tangkap, dan kemungkinan besar korban mengalami cacat, karena luka bacok tersebut,” kata Didi.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang bisa memancing orang berbuat jahat, seperti menerima panggilan telepon saat berkendaraan roda dua, membawa tas jinjing (bagi perempuan) yang mudah dijangkau oleh pelaku kejatan, dan mengenakan perhiasan yang berlebihan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER