Polda Jambi Ringkus Pengedar Narkoba Tempat Hiburan Malam


JAMBI, SERUJI.CO.ID – Anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi, Jumat malam (6/4), menangkap Rio Sugara (39) warga Lorong Panca Karya, RT 30 Kelurahan Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, karena aksinya kerap mengedarkan narkoba ke beberapa tempat hiburan malam.

“Pelaku Rio sudah menjadi target kepolisian selama ini aksinya dikenal pengedar narkoba di tempat hiburan malam namun selama ini gagal ditangkap karena sering menghindar saat dirazia,” kata Direktur Resnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta, Sabtu (7/4).

Setelah tersangka, kini Rio tidak bisa lagi melanjutkan bisnis jual beli narkoba yang telah digelutinya sejak beberapa bulan belakangan ini di beberapa lokasi hiburan malam.

Penangkapan dilakukan di Jalan Orang Kayo Hitam, RT 08 Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, setelah diintai keberadaanya selama ini oleh tim narkoba Polda Jambi.

“Tersangka ini merupakan pengedar dan pengakuannya baru dua bulan menjalankan bisnis tersebut ditempat hiburan malam di Kota Jambi,” kata Eka.

Dari tersangka Rio Sugara polisi juga mengamankan barang bukti berupa 121 gram sabu-sabu dan 118 butir ekstasi dan barang bukti haram itu didapatkan dari hasil penangkapan di tempat kejadian perkara saat penggeledahan di rumah tersangka.

Dari hasil pemeriksaan sementara ini, tersangka Rio juga merupakan pengedar narkotika jaringan antar provinsi karena tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari Pekanbaru, Riau dan dikirimi rekannya ke Jambi.

Pengirimnya berinisial I, yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan polisi dan dalam dua bulan terakhir ini tersangka ini tiga kali menerima kiriman narkoba dari temannya tersebut.

“Namun, keterangan tersangka Rio itu masih didalami penyidik Polda Jambi, apakah tiga kali pengiriman itu semuanya dari I, atau ada pengirim lain,” kata Eka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close