Polda Jambi Musnahkan 19 Kg Sabu-Sabu

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Kepolisian daerah (Polda) Jambi memusnahkan berupa 19 kilogram sabu-sabu, 748 butir pil ekstasi dan belasan kilogram ganja kering.

“Barang haram yang dimusnahkan itu adalah hasil sitaan dari sejumlah tersangka yang berhasil dibekuk Ditresnarkoba dan jajaran Polda Jambi dalam setahun,” kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, Sabtu (23/12).

Narkoba sudah menjadi permasalahan utama dan harus menjadi komitmen bersama dalam pemberantasannya dan penyalahgunaan narkotika juga jadi musuh bersama sehinga prioritas utama Polda Jambi dalam memberantasnya.

Pemusnahan dilakukan dengan cara diblender dengan campuran air diterjen untuk sabu dan pil ekstasi, sedangkan daun ganja keringnya dibakar dan kemudian dibuang disaluran air dan ditanam dalam tanah.

Selain melakukan pemusnahkan barang bukti narkoba, pihak Polda Jambi juga memberikan penghargaan yang kepada anggota Ditresnarkoba dan jajaran yang sudah menjalankan dan menegakan perintah Persiden Jokowi untuk memberantas narkoba.

Kuswahyudi mengatakan, data yang berhasil diungkap Polda Jambi dan jajarannya dalam kasus narkoba mulai Januari hingga pertengahan Desember ini ada sebanyak 576 kasus yang terungkap dengan jumlah tersangkanya ada 817 orang.

Ke-817 orang tersangka tersebut terdiri atas 750 orang laki-laki dan sisanya ada 67 orang perempuan atau wanita mulai dari ibu rumah tangga, istri oknum TNI hingga mahasiswi yang berasil diamankan karena menjadi atau menguasai narkoba saat ditangkap polisi.

Sementara itu total barang bukti narkoba yang berhasil diamankan Polda Jambi dan jajaranya selama setahun ini ada 64,44 kilogram sabu-sabu, 117,8 kilogram ganja kering dan 29.882 butir pil ekstasi serta 16.520 butir pil tramadol yang disita dan suduah dimusnahkan.

Jurubicara Polda Jambi, Kuswahyudi juga menjelaskan untuk seluruh barang bukti narkoba itu sudah dimusnahkan secara bertahap yang dilakukan Polda Jambi dan jajarannya mulai pada Januari hingga Desember ini. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER