Polda Jabar: Miras Oplosan Tewaskan 45 Orang

0
64
Miras oplosan (foto: istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Jawa Barat merilis korban tewas setelah menenggak minuman keras oplosan mencapai 45 orang dalam beberapa hari terakhir.

“Kaitan minuman keras oplosan, saya prihatin dan duka cita, korban masih bertambah (dalam) satu jam terakhir sudah 45 meninggal dunia,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Kafe Atmosphere Kota Bandung, Selasa (10/4).

Agung mengatakan puluhan korban tewas itu tersebar di tiga wilayah berbeda yakni Cicalengka, Kota Bandung, dan Sukabumi. Namun kejadian di Cicalengka mendominasi angka kematian akibat minuman haram tersebut.

“45 ini, Cicalengka 35 orang, Polrestabes Bandung empat orang, Kabupaten Sukabumi khususnya Pelabuhan Ratu ada enam orang,” kata dia.

Menurut Agung, seluruh pelaku penjual minuman keras oplosan di tiga daerah itu telah diamankan pihak kepolisian setempat.

Sampel minuman keras oplosan juga sudah dikirim ke badan pengawasan obat dan makanan (BPOM) serta forensik untuk diteliti mengenai kandungan-kandungannya.

“Kita sudah mengambil sampel darah kencing dibandingkan dengan minuman yang diminum. Sekarang sudah diberangkatkan ke Lab forensik, hasilnya diperkirakan tiga atau empat hari lagi selesai,” katanya.

Berdasarkan penyelidikan awal, Miras oplosan yang dijual, diracik kembali oleh para pembeli. Bahkan mereka tak segan-segan memasukkan obat batuk hingga lotion anti nyamuk dalam racikannya.

“Ada yang beli langsung diminum, ada yang seperti kemasan ditambah lagi obat batuk, ada yang juga ditambah autan ini sangat berbahaya,” kata dia.

Agung memastikan, pihaknya bakal melakukan pengembangan dari para penjual Miras yang telah ditangkap untuk menelusuri otak di balik pembuatan miras oplosan tersebut.

“Ke depan kita akan lakukan langkah pengembangan kasus ini, darimana minuman berasal, siapa beli, siapa distributornya,” katanya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Per Hari Ini Layanan Yahoo Messenger Berakhir

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Layanan kirim pesan yang dulu amat populer, dan hampir semua pengguna komputer menggunakannya untuk berkomunikasi, Yahoo Mesengger, dalam hitungan jam hari...

Dianggap “Loyalis” SBY, Peluang Moeldoko Dampingi Jokowi Bisa Terganjal

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nama Mantan Panglima TNI, Moeldoko makin santer disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden (cawapres) ...
IMG_20180324_111527

Optimis Prabowo Menang, Koalisi Gerindra, PAN, dan PKS Mulai Susun Kabinet

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional menyatakan mengambil langkah maju untuk menyusun rancangan kabinet sejak dini, yang...
Prabowo Subianto

Kantongi Tiket Capres, Gerindra Optimis Prabowo Akan Memenangkan Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra menyatakan ketua umumnya Prabowo Subianto telah memastikan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019. Hal itu setelah koalisi pertai pendukung...

Salah Persepsi di Masyarakat Terkait SKM, Senator Minta Pemerintah Sosialisasi Masif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Karena adanya persepsi yang keliru ditengah masyarakat, terkait susu kental manis (SKM), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris meminta Pemerintah...