Polda Banten Gencar Operasi Miras

SERANG, SERUJI.CO.ID– Jajaran Kepolisian Daerah (Polda ) Banten gencar melakukan operasi munuman keras, baik yang biasa maupun oplosan, untuk mengantisipasi dampak minuman tersebut bagi masyarakat.

“Sebenarnya secara rutinitas seluruh jajaran Polda Banten sudah merespon sejak dulu terhadap peredaran minuman keras ini. Hanya dengan kondisi yang kita lihat di beberapa tempat dampak dari miras ini menimbulkan banyak korban jiwa, maka kita mengefektifkan dan meningkatkan kembali pada tempat-tempat yang memang diduga menjadi tempat penjualam miras,”kata Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Kurniawan di Serang, Kamis (12/4).

Menurutnya, saat ini seluruh jajaran kepolisian di Polres Tangerang, Polres Serang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang tengah gencar melakukan operasi di tempat-tempat yang diduga menjadi penjualan dan peredaran minuman keras tersebut.

“Kita harus lindungi masyarakat Banten dampak dari minuman keras. Baik dampak bagi pribadinya, maupun ekses samping dari miras itu seperti kriminalitas,” kata Tomex didampingi Kapolres Tangerang Kabupaten AKBP M Sabilul Alif.

Wakapolda Banten mengatakan, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat Banten untuk bekerjasama dengan kepolisian dalam memberantas minuman keras tersebut, salah satunya dengan memberikan kontribusi info dari masyarakat kepada pihak kepolisian.

“Memang jika dibandingkan dengan daerah lain, selama ini tidak ada korban jiwa dari minuman keras ini. Mudah-mudaha kita berharap tidak ada korban,” katanya.

Sebelumnya Polda Banten mengamankan 54 jerigen miras oplosan jenis Ciu dari sebuah gudang di kawasan industri Jatake, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selain mengamankan puluhan jerigen miras oplosan tersebut, petugas juga mengamankan pemilik gudang inisial Su untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.

Ribuan liter miras lainnya pun berhasil di tangkap oleh jajaran polres di wilayah hukum Polda Banten yakni Polres Cilegon menyita miras berbagai merek sebanyak 43 botol dan miras oplosan bernama Kecut sebanya 80 plastik. Lalu Polresta Tangerang sebanyak 1.112 ciu, 2.225 miras oplosan, dan 247 Miras berbagi merek. Polres Pandeglang menyita miras berbagai merek 43 botol dan miras oplosan jenis kecut berjumlah 80 plastik.

“Di Kabupaten Tangeran itu hampir di semua kecamatan rawan minuman keras. Penyebabnya karena dinamika penduduk yang dinamis, gaya hidup juga ada yang ingin coba-coba,”kata Kapolres Tangerang Kabupaten AKBP M Sabilul Alif. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.