Polda Banten Buru Pemilik Dua Juta Carnophen

0
66
Pil Carnophen
Barang bukti pil Carnophen yang diamankan petugas. (ilustrasi)

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Banten memburu pemilik dua juta pil carnophen ilegal hasil penggrebekan gudang milik Toko Cahaya di Kampung Ciodeng, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

“Semua pil carnophen itu siap diedarkan ke pasaran,” kata Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi penemuan obat ilegal di Desa Jatimulya Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (14/12).

Petugas masih melakukan penyidikan dan pengembangan kasus penemuan pil carnophen yang mengandung karisoprodol untuk menangani nyeri otot yang akut.

Loading...

Keberhasilan petugas mengungkap obat carnophen patut diapresiasi karena bisa membahayakan kesehatan manusia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPOM pil carnophen mengandung pil PCC yang dapat menyebabkan seseorang hilang kendali.

Petugas mengamankan barang bukti sebanyak dua juta pil Carnophen juga bahan pembuat obat.

Selain itu juga mengamankan sembilan mesin produksi dan peralatan lainnya.

“Kami menilai kapasitas produksinya lebih besar dari pil PCC yang ditemukan di Solo, Jawa Tengah,” katanya.

Menurut dia, pihaknya mengintruksikan kepada bawahanya segera menangkap pemilik obat terlarang itu.

Kasus penemuan obat ilegal itu secepatnya bisa terungkap karena penyebarannya cukup membahayakan bagi kesehatan manusia.

“Kami berharap pemilik obat terlarang itu tertangkap,” katanya. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU