Polda Bali Musnahkan Minuman Keras Ilegal

0
93
Ilustrasi.

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Bali memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal hasil sitaan selama Operasi Cipta Kondisi yang digelar menjelang Natal dan tahun baru 2018.

“Minuman keras yang dimusnahkan itu kebanyakan tanpa izin dari berbagai macam,” kata Direktur Reserse Narkoba Komisaris Besar Polisi Arif Ramdani di Denpasar, Kamis (21/12).

Minuman keras yang dihancurkan itu yakni minuman keras lokal sebanyak 1.817,7 liter dan 2.075 botol minuman keras berbagai merek impor.

Loading...

Menurut dia, minuman keras disita di wilayah hukum Polresta Denpasar dan Polres Klungkung serta sitaan Polda Bali.

Pemusnahan minuman keras tersebut dilakukan dengan cara dihancurkan menggunakan kendaraan alat berat di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon Denpasar setelah apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017.

Dengan dimusnahkannya minuman keras tersebut, Arif mengharapkan agar masyarakat ikut membantu kepolisian menjaga keamanan masyarakat yang terhindar dari bahaya minuman keras tersebut.

Sebelumnya Polda Bali menyita minuman keras dari sebuah warung milik di Jalan Kerobokan Badung pada Senin (4/12).

Dari operasi itu, polisi menyita arak oplosan sebanyak 180 botol dengan ukuran 600 mililiter, 11 botol ukuran 1.500 mililiter, satu botol ukuran 1.500 mililiter minuman tradisional “tuak” dan saru jerigen berisi 22 liter arak disita polisi.

Selain itu dua jerigen kosong dengan kapasitas 22 liter dan 100 botol plastik kosong ukuran 600 mililiter serta satu buah selang warna putih sepanjang tiga meter juga diamankan aparat berwajib.

Polisi kemudian memintai keterangan terkait penjualan arak oplosan dari pemilik warung dan mendatanya untuk melengkapi informasi petugas.

Menurut Arif, polisi memberikan tindak pidana ringan kepada para pelaku.

Sebelumnya Polda Bali juga melakukan operasi cipta kondisi dengan menyita kembang api dan mercon dari sebuah toko di kawasan Cargo Denpasar, Kamis (30/11).

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU