Perairan Manokwari Rawan Penyelundupan Miras

MANOKWARI, SERUJI.CO.ID – Wilayah perairan laut Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dinilai sebagai daerah rawan bagi aktifitas penyelundupan minuman keras (miras).

Kepala Satuan Polisi Air Polres Manokwari, AKP Aris Patandung, Jumat (4/5) mengatakan, cukup banyak tempat pendaratan perahu yang bisa dimanfaatkan pelaku untuk memasukan miras dari luar Manokwari.

“Dari Pantai Utara Manokwari sampai Saukorem wilayah Kabupaten Manokwari Selatan. Banyak pintu masuk, perahu sangat gampang mencari tempat pendaratan,” katanya.

Dari kasus yang pernah ditangani, selama ini para pelaku memanfaatkan Kapal Pelni. Bongkar muat dilakukan ditengah laut wilayah perairan Manokwari.

Belum lama ini, Tim Satpolair Polres Manokwari menangkap dua pelaku penyelundupan miras. Miras jenis Cap Tikus tersebut dikirim dari Bitung Sulawesi Utara melalui KM Labobar.

“Masing-masing berinisial AR dan MK, sebagai pemilik dan orang yang disuruh mengambil barang bukti tersebut. Kami tahan dalam waktu dekat dilimpahkan ke Kejaksaan,” katanya.

Ia mengutarakan, total panjang garis pantai dari Manokwari hingga Manokwari Selatan mencapai 650 kilo meter. Pos polisi sangat dibutuhkan untuk memperdekat pengawasan.

“Kalau sekarang kita perketat di sini, mereka (pelaku) bisa masuk lewat pantai di wilayah Masni, Prafi Sidey maupun pantai wilayah Manokwari Selatan,”katanya.

Setidaknya dibutuhkan antara tujuh hingga delapan pos Polair untuk memperketat pengawasan di wilayah perairan.

Selain penyelundupan miras, ilegal fishing pun perlu mendapat perhatian. Satpolair Polres Manokwari pernah menangani kasus pengeboman ikan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER