Penyelundupan Sabu 7,3 Kg Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur Bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan psikotoprika jenis methanphetamine (sabu-sabu) seberat 7,3 Kg melalui jalur laut di Terminal Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Sabu-sabu senilai Rp 14.600.000.000 ini berasal dari Malaysia yang dibawa oleh seorang anak buah kapal (ABK) dan transit di Banjarmasin sebelum tiba di Surabaya,” ungkap Komjen Budi Waseso, Kepala BNN saat konferensi pers di Surabaya, Kamis (11/1).

Pria yang biasa disapa Buwas ini mengungkapkan, penyelundupan sabu-sabu ini sudah terendus petugas ketika barang haram ini dibawa oleh seseorang berinisial ARW, ABK Kapal Motor Selasih dari daerah Port Klang Malaysia menuju Banjarmasin, dengan estimasi kedatangan pada tanggal 3 Januari 2018.

Lanjut Buwas, dari Banjarmasin, tersangka ARW memindahkan sabu-sabu ke dua orang berinisial nama ZN dan RHM, lantas kedua orang ini melanjutkan perjalanan laut menuju Surabaya dengan menggunakan kapal feri Niki Sejahtera.

Ketika sampai di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kata Buwas, kedua kurir itu disergap oleh tim gabungan BNNP Jawa Timur bersama Bea Cukai. Petugas juga menyergap dua orang pemesan sabu-sabu yakni HMD dan IB, yang kemudian keduanya mati di ujung peluru petugas.

“Dari keberhasilan pengagalan terhadap upaya penyelundupan psikotropika jenis sabu-sabu, merupakan bukti nyata bahwa jaringan peredaran narkotika internasional sejak lama mengincar Indonesia sebagai salah satu pangsa narkotika menjanjikan,” terangnya. (Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER