Penipuan Berkedok Sumbangan Resahkan Masyarakat Sampit

0
35
penipuan
Ilustrasi

SAMPIT – Penipuan berkedok sumbangan yang mengatasnamakan Rukun Tetangga (RT) dan kelurahan, mulai meresahkan masyarakat di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

“Korbannya bukan cuma satu orang, tapi banyak yang juga tertipu. Kami menduga, penipuan ini juga terjadi di kelurahan lain,” tutur Lurah Mentawa Baru Hulu, Saeful Hadi di Sampit, Senin (17/7).

Menurut penuturan Saeful, pelaku mendatangi korban mengaku utusan dari ketua RT atau kelurahan. Pelaku membawa surat dengan format seolah-olah surat resmi yang dikeluarkan ketua RT atau Lurah, lengkap dengan kop surat dan stempel.

Pengumpulan sumbangan tersebut dengan dalih pembangunan pos kamling, pembelian terpal serta peralatan lain. Sasaran yang diincar pelaku umumnya tempat usaha seperti warung, toko, bengkel, salon kecantikan, dealer kendaraan dan lainnya.

Terungkapnya penipuan ini berawal dari kedatangan pengelola sebuah salon kecantikan ternama ke kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu pada 12 Juli lalu. Mereka bingung, permintaan sumbangan mengatasnamakan RT dan kelurahan, cukup sering, bahkan dalam sebulan terakhir mereka mengeluarkan uang Rp800 ribu.

Saeful mengaku sudah memeriksa dan memastikan tanda tangan dan stempel yang digunakan itu palsu. Untuk mencegah makin banyak yang menjadi korban, Saeful mengeluarkan surat edaran kepada seluruh ketua RT untuk mewaspasai penipuan tersebut.

“Ternyata banyak warga yang jadi korban, khususnya toko dan tempat usaha lainnya. Kami menyarankan ini dilaporkan ke polisi. Kalau permintaan dana oleh RT biasanya ada proposal panitia dan diketahui kelurahan,” ujarnya.

Modus baru penipuan ini mulai meresahkan, apalagi menjelang hari-hari besar sehingga rawan dimanfaatkan pelaku penipuan. Saeful menduga pelaku merupakan bagian dari sindikat karena cukup rapi, bahkan memahami konsep surat serta sengaja membuat stempel. (HA)

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...