Penghina Nabi Muhammad Dipecat dari Demokrat

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Penista agama Islam sekaligus penghina Nabi Muhammad SAW, Rendra Hadi Kurniawan dipecat dari keanggotaannya sebagai kader Partai Demokrat. Hal ini dinyatakan Sekertaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renvile Antonio.

“Rendra anggota internal kami di Demokrat, status keanggotaanya dicopot dengan alasan tidak memenuhi syarat lahir batin,” ujar Renvile di Surabaya, Jumat (27/4).

Sebelumnya DPC Demokrat Sidoarjo telah mengajukan pencopotan Rendra sebagai anggota Demokrat dan DPP langsung merespon bahwa dia sudah tidak sehat lagi, bahkan apa yang dilakukan merupakan penistaan hingga penghinaan terhadap agama dan Nabi Muhammad SAW.

“Jadi langsung dipecat, terkait hukum kita menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” terangnya.

Baca juga: Polda Jatim Tangkap Pelaku Penghina Nabi Muhammad

Berdasarkan hasil investigasi Tim DPC Demokrat Sidoarjo, Renvile mengatakan bahwa Rendra mengalami perubahan pola hidupnya baru saja sekitar November 2017, seperti terlihat dalam bukti foto perbandingan ketika Rendra mendatangi acara Muda Mudi Demokrat AHY di Malang.

“Tim investigasi kami yang memantau mulai dari media sosialnya wajahnya beda banget dengan sekarang, dulu ikut acaranya AHY masih biasa saja, sekarang bagi kami karena ini terkait internal ya sudah tidak sehat, namun dia juga masih berkeluarga,” jelasnya.

Sementara dampak yang dialami Demokrat khusunya di musim politik, Renvile memastikan tidak ada masalah, namun hanya saja dia memajang fotonya ketika memakai baju Partai Demokrat. (Devan/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

The SOMAD Power

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....