Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas provinsi.

“Tersangka ditangkap di Provinsi Lampung setelah kita berkoordinasi dengan Resmob Polda Riau dan Polda Lampung,” kata Kepala Polres Kuansing, AKBP Fibri Karpiananto di Pekanbaru, Ahad (15/7).

Dia menjelaskan dua tersangka yang ditangkap pada Minggu dini hari itu masing-masing berinisial T (37) dan DP (30). Keduanya dibekuk di Kampung Negeri Katon, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Menurut Fibri, kedua tersangka asal Tulang Bawan dan Lampung Tengah, Lampung tersebut telah ditetapkan sebagai buron selama sebulan terakhir setelah melancarkan aksinya secara sadis terhadap seorang sopir taksi daring di Kuansing bernama Haloman Sihotang.

Dalam aksinya, kedua tersangka berpura-pura menjadi penumpang angkutan daring tersebut pada Juni 2018 lalu.

Mereka kemudian meminta untuk di antar ke tempat tujuan Kabupaten Kuansing dari Kota Pekanbaru. Jarak kedua daerah itu sekitar empat jam lamanya.

Setibanya di Kuansing, mereka langsung menganiaya korban dan mengikatnya serta membuang korban ke dalam Parit. Beruntung korban berhasil selamat dan melaporkan insiden itu ke polisi.

Namun, kendaraan korban jenis minibus Daihatsu Xenia serta harta korban dilarikan kedua bandit tersebut.

Berawal dari insiden itu, Polres Kuansing langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi juga berkerja sama dengan Polda Riau guna melacak keberadaan tersangka.

“Berdasarkan hasil lidik maka tim gabungan Sat Reskrim Polres Kuansing dengan Resmob Ditreskrimum Polda Riau serta bantuan Polda Lampung, kita menangkap tersangka pertama inisial DP,” ujarnya.

Dari penangkapan DP, Polisi kemudian melaukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka kedua atas inisial T. Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolres Kuansing guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Meski berhasil menangkap kedua tersangka, Polisi belum menemukan mobil korban yang dirampok tersebut. Fibri mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan guna menemukan mobil korban Xenia warna perak dengan nomor polisi BM-1299-JR itu. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER