Penangkapan Fariz RM Dibenarkan Oleh Keluarganya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pihak keluarga penyanyi Fariz RM membenarkan perihal penangkapan pelantun lagu “Sakura” tersebut karena kasus narkoba.

“Iya benar,” ujar Yuli, saudara sepupu Fariz RM saat dihubungi Antara, Sabtu (25/8).

Lebih lanjut menurut Yuli, istri dari Fariz RM juga sudah mengetahui mengenai kabar penangkapan suaminya tersebut. Namun saat ini ia sedang tidak berada di rumah.

“Orangnya (istri Fariz RM) nggak ada. Ini handphonenya ditinggal semua,” ucap Yuli.

Yuli menambahkan, “Saya belum ketemu (istri Fariz RM). Dia nggak ada di rumah. Tadi saya tanya mbaknya, nggak ada di rumah.”

Fariz RM kembali berurusan dengan polisi karena kasus narkoba. Dia diciduk di kediamannya di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, dengan barang bukti di antaranya adalah 2 paket plastik klip diduga sabu, 9 butir alprazolan, 2 butir dumolit, dan alat hisap sabu.

Musisi berusia 59 tahun itu sebelumnya sudah dua kali berurusan dengan polisi karena kasus yang sama. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER