Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Makanan ke 1.300 Korban Sandera

0
52
Irjen Pol Setyo Wasisto, Kepala Divisi Humas Mabes Polri.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada 1.300 warga yang menjadi korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Tapi saya mendapat laporan bahwa itu (pembagian bahan makanan) belum maksimal. Masih banyak makanan belum diambil,” kata Kadivhumas Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/11).

Menurut Irjen Setyo, hingga saat ini hanya para ibu yang diberikan akses untuk keluar kampung untuk berbelanja guna memenuhi kebutuhan makanan bagi KKB dan sandera lainnya.

“Yang diberikan akses keluar kampung hanya ibu-ibu,” katanya.

Setyo juga mendapat laporan bahwa ada sandera seorang perempuan yang sedang hamil tua telah dievakuasi keluar kampung dan dilarikan ke rumah sakit.

“Kemarin saya dapat laporan ada ibu hamil tua diizinkan keluar kampung dan dievakuasi ke RS. Evakuasinya dibantu polisi dan TNI,” katanya.

Dalam menangani KKB, Polda Papua dan Kodam Cenderawasih telah berkoordinasi untuk menangani situasi penyanderaan. Sekitar 200 personel Satgas gabungan TNI-Polri telah dikerahkan guna menangani kasus ini.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga meminta aparat agar terlebih dahulu mengedepankan langkah perundingan dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membebaskan para sandera dari tangan KKB.

Sebanyak 1.300 orang warga sipil dijadikan sandera oleh KKB di sekitar Kampung Kimberly dan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

“Satgas berupaya mengamankan dan melakukan langkah persuasif guna membebaskan 1.300 warga sipil yang dijadikan sandera oleh kelompok bersenjata di sekitar Kampung Kimberly dan Banti. Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika,” kata Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli.

Kapolda Papua mengatakan, warga yang disandera itu terdiri atas warga asli Banti dan Kimberly serta warga non Papua yang selama ini berprofesi menjadi pedulang dan pengumpul emas hasil dulangan masyarakat.

Kondisi masyarakat yang menjadi tameng dan disandera KKB membuat mereka sudah tidak dapat melakukan aktifitas secara normal.

Menurut Boy, KKB tidak mengizinkan warga keluar dari kampung dan berjaga-jaga dengan membawa senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah, dan parang.

Jumlah KKB diperkirakan hanya sekitar 100 orang dengan membawa sekitar 30 senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah.

“Aparat keamanan mengedepankan keselamatan warga sehingga terus mengupayakan pembebasan terhadap mereka,” kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli.

Jarak antara Kampung Kimberly dengan Kampung Banti hanya sekitar 250 meter, sedangkan dengan Polsek Tembagapura sekitar 400 meter. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kampanye di Kota Banjar, Ridwan Kamil Blusukan ke Pasar

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Tanpa didampingi Calon Wakil Gubernur Uu Ruzanul Ulum, Ridwan Kamil, Calon Gubernur Jawa Barat, blusukan ke pasar Banjar, Jawa Barat,...

Tips Makan Sehat Puasa

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - "Puasalah agar kamu sehat", demikian salah satu hadis Rasulullah berkaitan dengan manfaat puasa bagi yang...

DPR Anggap Polisi Lakukan Pelecehan Karena Jadikan Alquran Sebagai Bukti Terorisme

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid menganggap kepolisian telah melakukan pelecehan pada ummat Islam karena tindakan menjadikan Alquran sebagai barang...

Pertamina TBBM Sei Siak kembali Resmikan Program CSR untuk Masyarakat Tanjung RHU dan Pesisir

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - PT Pertamina (Persero) Terminal Pengisian Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sungai Siak meresmikan program Corporate Social Responsibility (CSR) pemberdayaan masyarakat di kelurahan...

Tebarkan Semangat Kebaikan, Bahagia Bersama Yatim PKPU HI Mulai Bergulir

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Di hari kedua Ramadhan PKPU Human initiative Kaltim menyalurkan program Bahagia Bersama Yatim berupa paket bingkisan, Sebar Al-Quran dan Buka Puasa...