Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Makanan ke 1.300 Korban Sandera

0
13
Irjen Pol Setyo Wasisto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada 1.300 warga yang menjadi korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Tapi saya mendapat laporan bahwa itu (pembagian bahan makanan) belum maksimal. Masih banyak makanan belum diambil,” kata Kadivhumas Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/11).

Menurut Irjen Setyo, hingga saat ini hanya para ibu yang diberikan akses untuk keluar kampung untuk berbelanja guna memenuhi kebutuhan makanan bagi KKB dan sandera lainnya.

“Yang diberikan akses keluar kampung hanya ibu-ibu,” katanya.

Setyo juga mendapat laporan bahwa ada sandera seorang perempuan yang sedang hamil tua telah dievakuasi keluar kampung dan dilarikan ke rumah sakit.

“Kemarin saya dapat laporan ada ibu hamil tua diizinkan keluar kampung dan dievakuasi ke RS. Evakuasinya dibantu polisi dan TNI,” katanya.

Dalam menangani KKB, Polda Papua dan Kodam Cenderawasih telah berkoordinasi untuk menangani situasi penyanderaan. Sekitar 200 personel Satgas gabungan TNI-Polri telah dikerahkan guna menangani kasus ini.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga meminta aparat agar terlebih dahulu mengedepankan langkah perundingan dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membebaskan para sandera dari tangan KKB.

Sebanyak 1.300 orang warga sipil dijadikan sandera oleh KKB di sekitar Kampung Kimberly dan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

“Satgas berupaya mengamankan dan melakukan langkah persuasif guna membebaskan 1.300 warga sipil yang dijadikan sandera oleh kelompok bersenjata di sekitar Kampung Kimberly dan Banti. Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika,” kata Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli.

Kapolda Papua mengatakan, warga yang disandera itu terdiri atas warga asli Banti dan Kimberly serta warga non Papua yang selama ini berprofesi menjadi pedulang dan pengumpul emas hasil dulangan masyarakat.

Kondisi masyarakat yang menjadi tameng dan disandera KKB membuat mereka sudah tidak dapat melakukan aktifitas secara normal.

Menurut Boy, KKB tidak mengizinkan warga keluar dari kampung dan berjaga-jaga dengan membawa senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah, dan parang.

Jumlah KKB diperkirakan hanya sekitar 100 orang dengan membawa sekitar 30 senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah.

“Aparat keamanan mengedepankan keselamatan warga sehingga terus mengupayakan pembebasan terhadap mereka,” kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli.

Jarak antara Kampung Kimberly dengan Kampung Banti hanya sekitar 250 meter, sedangkan dengan Polsek Tembagapura sekitar 400 meter. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Peresmian Kantor Induk PJR Serang

Kantor Induk Polisi Jalan Raya Serang Resmi Beroperasi

SERANG, SERUJI.CO.ID - PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meresmikan beroperasinya Kantor Induk Patroli...
Khofifah-Emil

Resmi Usung Khofifah-Emil, Golkar Ancam Beri Sanksi Kadernya yang Tak Dukung

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPP Partai Golkar mengancam akan mengambil sikap tegas kepada kader partai Golkar yang tidak menjalankan putusan Partai Golkar yang telah memberikan...
Gus Ipul (kiri) dan Khofifah (kanan)

Survei: Jika Pilgub Jatim Dilakukan Hari ini, Siapakah Yang Anda Pilih?

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur akan berlangsung pada tahun 2018. Dan saat ini sudah ada dua pasang calon yang secara resmi...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...