Pelaku Perampokan 1 Miliar Berhasil Ditangkap Polresta Jambi

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Anggota Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap Erly (38), warga Jalan Matahari I, RT 09 Kelurahan Selamet, Kota Jambi, pelaku perampokan dan penyekapan sehingga korban mengalami kerugian Rp1 miliar.

“Setelah melakukan aksinya merampokan kediaman Edy Tan (34), warga Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi dan membawa kabur perhiasan dan barang berharga senilai Rp1 miliar tersangka berhasil ditangkap pada Jumat (6/4) lalu,” kata Kepala Humas Polresta Jambi Brigadir Alamsyah Amir di Jambi, Senin (9/4).

Aksi perampokan tersebut terjadi pada 11 Oktober 2017, di mana korban saat kejadian sempat disekap di dalam kamar dan pelaku menjarah seluruh harta dan barang berharga milik korban yang saat itu suaminya pergi bekerja.

Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa bulan terakhir ini, pelaku berhasil ditangkap pada Jumat (6/4) sekitar pukul 00.15 WIB.

“Tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Alamsyah Amir.

Dia menjelaskan pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 13.50 WIB. Dalam aksinya, pelaku sempat menodong istri korban dengan pisau, kemudian menyekapnya di salah satu kamar.

Setelah itu, pelaku dengan leluasa membawa kabur harta benda milik korban. Dari rumah korban pelaku membawa brankas berisi emas sekitar dua kilogram, 11 serifikat tanah dan bangunan, uang tunai Rp3 juta, satu komputer jinjing, telepon pintar merek Samsung Galaxy J5 W warna putih.

“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian lebih kurang Rp1 miliar,” katanya.

Setelah kejadian itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan hasil pemeriksaan, ternyata aksi pelaku sempat terekam CCTV.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut didapat identitas pelaku. Setelah keberadaanya dicari, akhirnya pelaku berhasil diketahui, kemudian dilakukan penangkapan.

Saat ini, pelaku masih diperiksa intensif dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.